Surat-Kabar.Com | Kabupaten Gorontalo – Camat Tabongo, Indra Indarto Kadir, menyampaikan sambutan penuh apresiasi pada acara Wisuda Santri dan Peluncuran Pondok Pesantren Sufi yang digelar pada Senin malam (02/02/2026) di lokasi Pondok Pesantren Sufi Tabongo, Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Camat Indra menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para tamu undangan dan jajaran yang hadir mendukung pelaksanaan wisuda santri.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Tabongo, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan partisipasi semua pihak dalam pelaksanaan wisuda santri malam ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) Gorontalo yang telah mendirikan pesantren di wilayah Tabongo. Menurutnya, keberadaan MPTTI bukan hal baru bagi pemerintah daerah, karena sebelumnya ia pernah terlibat mendukung berbagai kegiatan organisasi tersebut saat masih bertugas sebagai ASN di tingkat kabupaten.
Camat Indra turut menyinggung kiprah nasional MPTTI yang telah menyelenggarakan kegiatan serupa di berbagai daerah, termasuk Aceh dan Likupang. Karena itu, berdirinya salah satu pondok pesantren sufi di Tabongo menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.
“Hal ini menjadi kesyukuran bagi kami karena akhirnya salah satu pondok pesantren sufi dibangun di Tabongo,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya baru sekitar dua bulan dilantik sebagai Camat Tabongo, dan merasa bersyukur dapat mengawali masa tugasnya dengan berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Sufi tersebut. Ia berharap masyarakat sekitar dapat terus memberikan dukungan terhadap program dan aktivitas pesantren.
Saat ini, pondok pesantren masih dalam tahap pembangunan, termasuk fasilitas masjid dan bangunan penunjang lainnya. Camat Indra mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan kelancaran proses pembangunan.
“Doa kita bersama agar proses pembangunan pesantren sufi ini berjalan lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT,” ucapnya.
Berdasarkan laporan panitia, jumlah santri yang terdaftar saat ini sekitar 70 orang. Pemerintah kecamatan berharap jumlah tersebut akan terus bertambah seiring berkembangnya program pendidikan yang dijalankan pondok pesantren.
Pondok pesantren ini berada di wilayah yang relatif jauh dari keramaian, namun hal tersebut justru dinilai sebagai lingkungan yang kondusif untuk pembinaan spiritual dan pendidikan karakter. Camat Tabongo juga menegaskan bahwa kegiatan pesantren tidak akan mengganggu aktivitas sekolah formal para santri karena program dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Sabtu dan Minggu.
Menutup sambutannya, Camat Indra mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberlangsungan pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan di wilayah Tabongo.
“Mari kita bersama mendoakan kelancaran pembangunan dan kesuksesan seluruh kegiatan di Pondok Pesantren Sufi Tabongo. Semoga Allah SWT memudahkan segala upaya kita,” tutupnya. (**)






