Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeEducationSPMB Sulsel 2025...

SPMB Sulsel 2025 Dikecam: Sistem Error, Soal Tak Masuk Akal, Klaim “Bebas KKN” Dipatahkan

Surat-Kabar, Makassar | Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, yang menyebut pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 “bebas KKN dan berjalan sesuai mekanisme” kini dipertanyakan banyak pihak. Di lapangan, sistem yang diharapkan menjadi simbol kemajuan digital justru menyisakan kekacauan dan frustrasi massal.

Sejak hari pertama pendaftaran, berbagai keluhan teknis mencuat: mulai dari lambannya server, antarmuka yang rusak, hingga soal ujian yang tidak memiliki jawaban benar semua terjadi dalam sistem digital bernilai miliaran rupiah yang didanai APBD.

“Apa ini yang disebut sistem tanpa intervensi? Soal tidak punya kunci jawaban, nilai tidak jelas skemanya, peserta disuruh percaya begitu saja. Ini bukan seleksi, ini cacat sistemik yang membuka ruang manipulasi,” tegas Ruslan Rahman, Sekretaris Jenderal L-Kompleks, Jumat (16/5/2025).

Menurut Ruslan, dalih “bebas KKN” yang digaungkan Dinas Pendidikan justru dipatahkan oleh fakta: sistem rusak, panitia tidak siap, dan tidak ada transparansi skor. Ia menilai sistem seperti ini justru membuka ruang bagi praktik kolusi dan permainan skor “di belakang layar”.

See also  Kajati Sulsel Adakan Penyuluhan Hukum di SMPN 22 Makassar

“Klaim itu jadi sangat ironis ketika peserta justru tidak tahu apa yang sedang dinilai. Bahkan panitia sendiri bingung ketika ditanya skoring. Kalau seperti ini, siapa yang menjamin tidak ada permainan di dalam?” tambahnya.

Dikonfirmasi wartawan via WhatsApp pada Sabtu (17/5/2025), Kadisdik Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, tidak menjawab detail terkait kekacauan sistem dan keabsahan soal. Ia hanya memberi jawaban singkat:

“Teknis bukan saya. Saya sebagai penanggung jawab pelaksanaan. Silakan bertanya ke Pak Kabid selaku Ketua SPMB.”

Namun hingga berita ini diturunkan, Muhammad Nurkusuma yang disebut sebagai Ketua Panitia SPMB SMA 2025 belum merespons panggilan maupun pesan yang dilayangkan oleh awak media. Publik pun menilai, tidak adanya tanggung jawab konkret hanya memperkuat dugaan bahwa sistem ini dibiarkan berjalan tanpa pengawasan dan akuntabilitas yang jelas.

See also  Plt Kadisdik Makassar Pantau Pendistribusian MBG di SDN Cendrawasih

Di tengah kekacauan sistem, para peserta didik yang menjadi korban justru menyuarakan kekecewaan mereka lewat media sosial, khususnya Instagram. Banyak dari mereka mengungkapkan pengalaman mereka yang penuh tekanan dan ketidakpastian.
“setuju nda jelaski soalna,” tulis akun @4l_fzn dalam kolom komentar story IG sosmedmakassar soal maslah SPMB yang sempat viral.
“betul itu,, ada soal tidak ada jawaban jadi nilainya kurang, bagaimanami itu mau masuk jalur prestasi,” keluh akun @fitria_sani.
“tidak bisa dibatalkan ini spmb? Hancur skali kasian anak2,” tulis akun @suciatyucy.
“Demo kita butuh keadilan pak ini untuk masa depan kami,” teriak akun @mmfdmrs.
“Setuju ka kacau skali, capekku ma cakar ternyata ndd juga hasilnya, buang2 waktu saja, giliran ditanya gurunya, maaf nak soal dari dinas ini, gambar juga terpotong2 nda jelas, tolong pak gubernur, yang seharusnya bagusji nilai raport ta gara2 tes jelek skor” keluh akun @rrn2910.

See also  Kadisdik Makassar Lakukan Rapat Dadakan Usai Viral Rekaman Percakapan Kabid dan Stafnya

Cuitan cuitan ini hanya Sebagian kecil dari ribuan cuitan memperlihatkan bahwa kekacauan SPMB bukan hanya soal teknis, tapi soal keadilan dan masa depan. Ketika sistem rusak dibiarkan, maka integritas seleksi hilang—dan yang jadi korban adalah generasi muda.

L-Kompleks Kembali mendesak agar Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengambil Langkah tegas dan lakukan audit terhadap pengadaan dan pelaksanaan sistem SPMB 2025. L-Kompleks juga meminta DPRD Sulsel segera memanggil pihak terkait untuk dimintai pertanggungjawaban terbuka.

“Anggaran miliaran dikelola tanpa standar mutu, dan tidak ada satu pun pejabat yang bicara lugas ke publik. Ini bukan soal sistem rusak, ini soal akal sehat yang dilukai, Klaim “bebas KKN” kini tak lebih dari jargon kosong. Yang nyata adalah: siswa dibiarkan berjuang dalam sistem rusak, pejabat saling lempar tanggung jawab, dan keadilan pendidikan dikorbankan, tegas Ruslan. (anr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.