Tuesday, December 9, 2025

Creating liberating content

Wali Kota Parepare Lantik...

Surat-Kabar.com | Parepare - Pemerintah Kota Parepare resmi melaksanakan pelantikan dan mutasi jabatan...

Pollisi Selidiki Kayu Berbarcode...

Surat-Kabar.com | Gelombang besar yang menghantam pesisir Kabupaten Pesisir Barat tidak hanya membawa...

PPK dan Direktur Proyek...

Surat-Kabar.com | Sinjai - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai resmi menetapkan tiga tersangka dalam...

Kejati Sulteng Bongkar Korupsi...

Surat-Kabar.com | Sulteng - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) mengumumkan capaian tegas...
HomeEducationSPMB Sulsel 2025...

SPMB Sulsel 2025 Dikecam: Sistem Error, Soal Tak Masuk Akal, Klaim “Bebas KKN” Dipatahkan

Surat-Kabar, Makassar | Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, yang menyebut pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 “bebas KKN dan berjalan sesuai mekanisme” kini dipertanyakan banyak pihak. Di lapangan, sistem yang diharapkan menjadi simbol kemajuan digital justru menyisakan kekacauan dan frustrasi massal.

Sejak hari pertama pendaftaran, berbagai keluhan teknis mencuat: mulai dari lambannya server, antarmuka yang rusak, hingga soal ujian yang tidak memiliki jawaban benar semua terjadi dalam sistem digital bernilai miliaran rupiah yang didanai APBD.

“Apa ini yang disebut sistem tanpa intervensi? Soal tidak punya kunci jawaban, nilai tidak jelas skemanya, peserta disuruh percaya begitu saja. Ini bukan seleksi, ini cacat sistemik yang membuka ruang manipulasi,” tegas Ruslan Rahman, Sekretaris Jenderal L-Kompleks, Jumat (16/5/2025).

Menurut Ruslan, dalih “bebas KKN” yang digaungkan Dinas Pendidikan justru dipatahkan oleh fakta: sistem rusak, panitia tidak siap, dan tidak ada transparansi skor. Ia menilai sistem seperti ini justru membuka ruang bagi praktik kolusi dan permainan skor “di belakang layar”.

See also  Kajati Sulsel Adakan Penyuluhan Hukum di SMPN 22 Makassar

“Klaim itu jadi sangat ironis ketika peserta justru tidak tahu apa yang sedang dinilai. Bahkan panitia sendiri bingung ketika ditanya skoring. Kalau seperti ini, siapa yang menjamin tidak ada permainan di dalam?” tambahnya.

Dikonfirmasi wartawan via WhatsApp pada Sabtu (17/5/2025), Kadisdik Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, tidak menjawab detail terkait kekacauan sistem dan keabsahan soal. Ia hanya memberi jawaban singkat:

“Teknis bukan saya. Saya sebagai penanggung jawab pelaksanaan. Silakan bertanya ke Pak Kabid selaku Ketua SPMB.”

Namun hingga berita ini diturunkan, Muhammad Nurkusuma yang disebut sebagai Ketua Panitia SPMB SMA 2025 belum merespons panggilan maupun pesan yang dilayangkan oleh awak media. Publik pun menilai, tidak adanya tanggung jawab konkret hanya memperkuat dugaan bahwa sistem ini dibiarkan berjalan tanpa pengawasan dan akuntabilitas yang jelas.

See also  Plt Kadisdik Makassar Pantau Pendistribusian MBG di SDN Cendrawasih

Di tengah kekacauan sistem, para peserta didik yang menjadi korban justru menyuarakan kekecewaan mereka lewat media sosial, khususnya Instagram. Banyak dari mereka mengungkapkan pengalaman mereka yang penuh tekanan dan ketidakpastian.
“setuju nda jelaski soalna,” tulis akun @4l_fzn dalam kolom komentar story IG sosmedmakassar soal maslah SPMB yang sempat viral.
“betul itu,, ada soal tidak ada jawaban jadi nilainya kurang, bagaimanami itu mau masuk jalur prestasi,” keluh akun @fitria_sani.
“tidak bisa dibatalkan ini spmb? Hancur skali kasian anak2,” tulis akun @suciatyucy.
“Demo kita butuh keadilan pak ini untuk masa depan kami,” teriak akun @mmfdmrs.
“Setuju ka kacau skali, capekku ma cakar ternyata ndd juga hasilnya, buang2 waktu saja, giliran ditanya gurunya, maaf nak soal dari dinas ini, gambar juga terpotong2 nda jelas, tolong pak gubernur, yang seharusnya bagusji nilai raport ta gara2 tes jelek skor” keluh akun @rrn2910.

See also  Kadisdik Makassar Lakukan Rapat Dadakan Usai Viral Rekaman Percakapan Kabid dan Stafnya

Cuitan cuitan ini hanya Sebagian kecil dari ribuan cuitan memperlihatkan bahwa kekacauan SPMB bukan hanya soal teknis, tapi soal keadilan dan masa depan. Ketika sistem rusak dibiarkan, maka integritas seleksi hilang—dan yang jadi korban adalah generasi muda.

L-Kompleks Kembali mendesak agar Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengambil Langkah tegas dan lakukan audit terhadap pengadaan dan pelaksanaan sistem SPMB 2025. L-Kompleks juga meminta DPRD Sulsel segera memanggil pihak terkait untuk dimintai pertanggungjawaban terbuka.

“Anggaran miliaran dikelola tanpa standar mutu, dan tidak ada satu pun pejabat yang bicara lugas ke publik. Ini bukan soal sistem rusak, ini soal akal sehat yang dilukai, Klaim “bebas KKN” kini tak lebih dari jargon kosong. Yang nyata adalah: siswa dibiarkan berjuang dalam sistem rusak, pejabat saling lempar tanggung jawab, dan keadilan pendidikan dikorbankan, tegas Ruslan. (anr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Wali Kota Parepare Lantik 54 Pejabat Baru, Berikut Daftar Lengkapnya

Surat-Kabar.com | Parepare - Pemerintah Kota Parepare resmi melaksanakan pelantikan dan mutasi jabatan bagi puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Parepare yang digelar di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare pada Senin (8/12/2025). Agenda tersebut digelar sebagai tindak...

Pollisi Selidiki Kayu Berbarcode Kemenhut yang Terdampar di Pesisir Barat

Surat-Kabar.com | Gelombang besar yang menghantam pesisir Kabupaten Pesisir Barat tidak hanya membawa buih dan pasir, tetapi juga menghempaskan sejumlah kayu gelondongan dalam jumlah signifikan ke sepanjang garis pantai. Temuan ini langsung memicu respons cepat aparat kepolisian, mengingat setiap gelondongan...

PPK dan Direktur Proyek Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi SPAM IKK Sinjai

Surat-Kabar.com | Sinjai - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai resmi menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Sinjai Tengah Tahun Anggaran 2021. Pengumuman itu disampaikan melalui konferensi pers di...

Kejati Sulteng Bongkar Korupsi Sepanjang 2025, Rp39 Miliar Uang Negara Diselamatkan

Surat-Kabar.com | Sulteng - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) mengumumkan capaian tegas dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025. Melalui siaran pers resmi, institusi Adhyaksa itu menegaskan bahwa lebih dari Rp 39,2 miliar kerugian negara berhasil diselamatkan dari puluhan perkara...

Video Viral : Kelompok Mengaku GAM Minta Jatah Bantuan Banjir

Surat-Kabar.com | Sebuah video viral di media sosial memunculkan kegaduhan publik setelah menampilkan sekelompok orang yang mengaku bagian dari GAM dan menyebut diri sebagai staf Gubernur Aceh. Dalam video tersebut, mereka diduga mencoba mengintervensi proses penyaluran bantuan bagi korban banjir. Rekaman...

Presiden Prabowo Subianto Minta Mendagri Copot Bupati Aceh Selatan

Surat-Kabar.com | Presiden Prabowo Subianto melayangkan pernyataan tegas dengan meminta Menteri Dalam Negeri mencopot Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang diketahui melakukan perjalanan umrah tanpa izin saat wilayahnya tengah dihantam banjir dan longsor. Teguran tersebut disampaikan dalam rapat percepatan penanganan...

Jalur Utama Makassar–Barru Jadi Arena Balap Liar

Surat-Kabar, Barru | Keluhan kembali muncul dari masyarakat Kabupaten Barru dan sekitarnya terkait maraknya aksi balap liar yang terjadi di kawasan jalan poros Makassar–Barru, khususnya di depan Masjid Mujahidin Bottoe Barru hingga depan Toko Cahaya Fajar Barru. Aksi tersebut kerap...

Gubernur Aceh Desak Kepala Daerah yang ‘Menyerah’ Hadapi Banjir-Longsor untuk Mundur

Surat-Kabar.com | Gelombang banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh memicu perdebatan publik setelah beberapa kepala daerah secara terbuka menyatakan ketidaksanggupan mereka menangani keadaan darurat tersebut. Pernyataan-pernyataan itu menuai reaksi keras dari Gubernur Aceh Muzakir Munaf alias Mualem, yang...

Akses Buol Terputus, Trans Sulawesi Tertutup Material Longsor

Surat-Kabar.com | Sulteng - Akses utama Jalan Trans Sulawesi di Desa Molangato, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, lumpuh total setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut Sabtu (6/12/2025), Jalur strategis yang menghubungkan Gorontalo dan Buol itu tidak...

Eksekusi Tiga Tongkonan di Toraja Disertai Perlawanan Warga

Surat-Kabar.com | Toraja - Proses eksekusi tiga rumah adat Tongkonan dan enam lumbung di Ka’pun, Kelurahan Kurra, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Jumat  (5/12/2025) berubah menjadi bentrokan antara aparat dan warga yang menolak pembongkaran. Ratusan aparat gabungan dari Brimob, TNI,...

Banjir Lumpuhkan Lapas Aceh Tamiang, Warga Binaan Dilepas Demi Keselamatan

Surat-Kabar.com | Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengungkapkan bahwa sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Aceh Tamiang terpaksa dilepas akibat banjir besar yang melanda wilayah Sumatera. Menurut Agus, ketinggian air di kompleks lapas telah mencapai bagian atap...

Jejak Baru Kasus Bilqis, Dua Warga Suku Anak Dalam Ditangkap Polisi

Surat-Kabar.com | Operasi gabungan kepolisian kembali menyasar kawasan hunian Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin, Jambi. Dua orang berinisial L dan R ditangkap pada penggerebekan terbaru tersebut. Keduanya diduga menjadi simpul penting dalam jejaring penerimaan anak hasil penculikan yang...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.