Saturday, May 25, 2024

Creating liberating content

Terkait Kasus Agussalim Bucar,...

Surat-Kabar, Makassar | General Manager Ratu Glow Indonesia, H. Jusman Arfandi buka suara...

L-Kompleks & Perak Soroti...

Surat-Kabar, Makassar | Gedung farmasi yang dibangun oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar di...

Didakwa Jual Kosmetik Ilegal,...

Surat-Kabar, Makassar | Owner kosmetik ternama di Makassar, Agussalim Bucar diproses hukum di Pengadilan...

SMKN 5 Makassar Kerjasama...

Surat-Kabar, Makassar | PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Makassar melakukan Memorandum of...
HomeUncategorizedTudingan "Pemuja Setan"...

Tudingan “Pemuja Setan” Pasca Gempa Palu, DPP POIN : Kepentingan Politik

Surat-Kabar.com | Hampir empat tahun pasca peristiwa gempa dan tsunami yang melanda kota Palu  sejak terjadi pada 28 September 2018. Upaya pemerintah pusat maupun pemerintah Kota Palu saat itu dalam membangkitkan kembali Kota Palu pasca bencana Gempa dan Tzunami terus dilakukan hingga kota tersebut betul – betul pulih dan bangkit dalam waktu yang tidak lama.

Akan tetapi, upaya pemerintah Kota pada saat itu untuk mengembalikan Kota Palu seperti sebelumnya justru terus disesatkan oleh informasi menyesatkan di media sosial yang terus menerus menuding Festival Palu Nomoni yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palu  Dr.Hidayat,M.Si dan Sigit Purnomo (Pasha) pada saat itu merupakan pemicu atau penyebab terjadinya bencana tersebut bahkan hingga hari ini Informasi Hoax tersebut masih saja bermunculan di Media Sosial.

Pada masa sehari pasca gempa Hoaks-hoaks terkait gempa palu  terus bermunculan, dan bahkan selalu menyesuaikan dengan perkembangan terkini penanganan bencana yang bahkan, Hidayat – Pasha sempat di demo dengan tudingan bahwa Wali Kota dan wakilnya adalah Pemuja Setan dan harus bertanggung jawab atas terjadinya gempa serta harus mundur dari jabatan.

See also  Dg. Mangka, Manfaatkan Cagar Budaya Untuk Kesejahteraan Rakyat

Infodemik, atau penyebaran informasi keliru secara massif itu hingga saat ini pasca hampir empat tahun bencana gempa dan tsunami usai masih saja terus berseliweran di media sosial Facebook yang memunculkan pertanyaan besar.

Tidak ada penyaring

Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat DPP Pewarta Online Indonesia POIN, Ruslan Rahman, mengatakan, perbedaan platform media sosial dengan media konvensional merupakan salah satu faktor yang mendorong hoaks terus bermunculan.

“Perbedaannya adalah bahwa konten di media sosial dapat disampaikan antara pengguna tanpa proses gatekeeping dengan penyaringan pihak ketiga, pemeriksaan fakta, atau penilaian editorial,” kata Ruslan saat dihubungi media, Sabtu, (27/8/2022).

Kemudian Isu Hoax tersebut juga banyak muncul dimedia konfensional itu bukan berarti media massa pada saat itu ikut menyebarkan Hoax akan tetapi Hoax atau isu tersebut diangkat media disebabkan isu yang berkembang pada saat itu memang besar dan kuat dugaan ada sasaran serta tujuan atas isu Hoax itu dihembuskan.

See also  Adnan Purichta Ichsan, Pesta Demokrasi 2024, Kredibilitas Archi House Dibutuhkan

Tidak lepas dari politik

Ruslan menjelaskan, terjadinya bencana gempa tsunami September 2018 yang diketahui waktu tersebut sangat dekat dengan tahun politik 2019 dan pilkada serentak 2020, itu menunjukkan bahwa hoaks digunakan oleh aktor politik untuk kepentingan politik dengan tujuan memengaruhi pemilih.

Usai gempa terjadi dengan sangat cepat bermunculan coretan di tembok- tembok  dan di beberapa jalan protokol yang bertuliskan Wali Kota Palu Pemuja Setan hingga tuntutan Turunkan Wali Kota Palu Hidayat, hal tersebut sudah jelas porsi dan tujuannya apa dalam politik, namun disaat kondisi psikis dan batin masyarakat yang baru saja mengalami bencana alam tentu saja isu itu ditelan mentah – mentah oleh masyarakat yang saat itu tidak mungkin menyalahkan Tuhan dan Wali Kota Lah yang pas untuk disalahkan walaupun itu jauh dari kata rasional.

Ruslan menambahkan, gempa yang terjadi pada saat itu tidak hanya meluluh lantahkan Kota Palu, melainkan Kabupaten Sigi dan Donggala pun terkena gempa, lalu apakah di Sigi dan Donggala ada gerakan menyalahkan Festival Palu Nomoni dan menyebut Wali Kota Palu Pemuja Setan…?  jawaban nya adalah tidak ada, nah hal itu sudah menjawab untuk apa Hoax Palu Nomoni dan Pemuja Setan itu Diproduksi.

See also  Indonesia Siap jadi Tuan Rumah Design Law Treaty Yang Akan di Gelar WIPO

“Kemudian mengapa Infodemik atau Hoax tersebut masih saja ada, itu karena tahun depan merupakan tahun Politik ditambah lagi pada tahun 2024 ada Pilpres dan Pileg serta Pilkada serentak yang mana Kota Palu pun akan menyelenggarakan pesta demokrasi tersebut, Mungkin saja Wali Kota yang saat itu dibentuk karakternya sebagai Pemuja Setan mungkin diketahui akan bertarung di Pilwali atau Pilgub, itu saya tidak faham jadi silahkan anda konfirmasi ke Hidayat dan pasha nya langsung apakah dia atau mereka mau maju di pilkada nanti,”tutup Ruslan kepada media.(***)

(Hr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Terkait Kasus Agussalim Bucar, PERAK Percayakan Proses Hukumnya di Pengadilan

Surat-Kabar, Makassar | General Manager Ratu Glow Indonesia, H. Jusman Arfandi buka suara terkait kasus Ownernya, Agus Salim, S.Farm atau lebih dikenal sebagai Agussalim Bucar yang sementara berproses hukum di Pengadilan Negeri Makassar. "Memang ada sedikit masalah, tapi biasalah dalam...

L-Kompleks & Perak Soroti Pembangunan Gedung Farmasi Dinkes Makassar

Surat-Kabar, Makassar | Gedung farmasi yang dibangun oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar di Jalan Yusuf Dg Ngawing Kecamatan Rappocini mulai memasuki pembangunan tahap II. Dinas Kesehatan Kota Makassar tengah memulai untuk pembangunan tahap keduanya. Namun, berdasarkan hasil investigasi dan pemantauan...

Didakwa Jual Kosmetik Ilegal, PERAK : Hukum Berat Agussalim Bucar

Surat-Kabar, Makassar | Owner kosmetik ternama di Makassar, Agussalim Bucar diproses hukum di Pengadilan Negeri Makassar. Hal tersebut berdasarkan pantauan media saat disidangkan, Rabu (22/5/24) dan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Makassar. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Owner Ratu...

SMKN 5 Makassar Kerjasama PT. PLN Perkuat SDM Tenaga Pengajar

Surat-Kabar, Makassar | PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Makassar melakukan Memorandum of understanding (MoU) dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Makassar. Hal ini sebagai bentuk perhatian PLN dalam melakukan peningkatan SDM para guru di sekolah. "Kegiatan ini untuk...

Kakanwil Kemenag Sulsel Tersandung Kasus Dugaan Pungli Komite MAN 2 Makassar

Surat-Kabar, Makassar | Dugaan tindak pidana Pungutan Liar (Pungli) yang dialamatkan oleh Lembaga Swadaya Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) ke Komite Madrasah Aliyah Negeri 2 Makassar (MAN 2 Makassar) telah mulai dengan babak baru. L-Kompleks melalui Sekretaris Jenderal, Ruslan Rahman...

Akibat Penyesuaian Regulasi TPP Guru SMA/SMK Sulsel Belum Terbayarkan

Surat-Kabar, Makassar | Menuai sorotan dari beberapa lembaga kontrol sosial dan pengawasan terkait belum terbayarnya 5 bulan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga pendidik SMA/SMK, ditanggapi langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, SE. "Kawan-kawan sebagian mungkin belum...

Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/TK Gelar Open Turnamen Tenis Lapangan di Perbatasan

Surat-Kabar, Sanggau | Dalam rangka menjelang purna tugas Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/TK menggelar turnamen tenis lapangan di perbatasan, penyelenggaraan turnamen tersebut dilaksanakan selama 1 hari yakni tanggal 27 April 2024 yang digelar di Lapangan Tenis Balaikarangan Kabupaten Sanggau,...

Babak Baru Kasus Bandara Selayar, PERAK Turut “Seret” KPA dan Kontraktornya

Surat-Kabar, Makassar | Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat (LSM PERAK) Indonesia resmi melaporkan kasus korupsi Pemenuhan Standar Run Way Bandara H. Aroepala Kabupaten Kepulauan Selayar APBN TA. 2018, Kamis (25/04/2024). Sebelumnya, Pengadilan Negeri Makassar telah mengvonis bersalah dua orang terdakwa. Chaerul...

Bupati Madina dan Kades Tabuyung, Putusan Inkracht PTUN Tidak Dilaksanakan

Surat-Kabar, Madina | Berdasarkan putusan PTUN Medan tertanggal 22 Januari 2024 No: 144/B/2023/PTUN.MDN sudah seharusnya Bupati Madina mencabut SK No: 141/0767/K/tahun 2022 tentang pemberhentian kepala desa/pejabat kepala desa serta pengesahan dan pengangkatan kepala desa terpilih pemilihan kades serentak No...

Dugaan Pungli APS Di Siabu, Pelapor Besok Dipanggil Polres Madina

Surat-Kabar, Mandailing Natal | Dugaan Pungutan liar ( Pungli) serta gratifikasi yang dilakukan secara berjamaah oleh oknum-oknum kepala sekolah SDN dan SMPN di kecamatan Siabu serta Aliansi Pers Siabu ( APS) yang sudah dilaporkan ketua DPD LSM TAMPERAK Madina...

PH & Jumiati Hadiri Sidang Dakwaan Pencemaran Nama Baik di PN Makassar

Surat-Kabar, Makassar | Pengadilan Negeri (PN) Makassar Menggelar sidang Pledoi Kasus Pencemaran nama baik, yang dimana seorang perempuan Jumiati B, selaku terdakwa hadir di PN Makassar bersama suami dan anaknya yang didampingi kuasa hukumnya Jumadi S.H dan Burhan S.H...

L-Kompleks Kembali Menguak Dugaan Pungli di MAN 2 Makassar

Surat-Kabar, Makassar | L-Kompleks (Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial) kembali menguak perilaku PUNGLI yang merajalela pada sekolah Madrasah yang ada di Sulawesi Selatan ini, dimana kali ini L-Kompleks menemukan dugaan Pungli berkedok Sumbangan Komite pada Madrasah...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.