Surat-Kabar.com | Aksi penertiban parkir liar di depan Gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar berujung pemukulan terhadap seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub). Peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/8/2025) sore dan terekam kamera warga hingga viral di media sosial, Senin (11/8/2025).
Insiden berlangsung sekitar pukul 17.27 WITA di Jalan Metro Tanjung Bunga, jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Losari. Dalam video yang beredar, seorang pria berkaus dengan songkok hitam tampak menghadang petugas Dishub sambil berbicara dengan nada tinggi. Situasi memanas saat ia tiba-tiba menarik kerah baju petugas lalu memukulnya, meski sejumlah aparat kepolisian berada di lokasi.
Kepala Bidang Perparkiran Dishub Makassar, Irwan Sampean, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pemukulan bermula ketika petugas menegur pria itu karena memarkir kendaraan dengan sistem dua susun di bahu jalan, yang dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Anggota kami hanya meminta agar parkirnya tertib. Tapi pelaku malah marah, mengangkat kerah baju anggota, lalu memukulnya. Ini jelas keterlaluan,” ujar Irwan.
Irwan menegaskan pelaku bukan juru parkir resmi yang terdaftar di PD Parkir Makassar Raya. Ia tidak mengenakan atribut resmi, tidak memiliki kartu identitas, dan dikenal sering mengatur parkir liar di kawasan Pantai Losari. Bahkan, pelaku disebut sudah dua kali melakukan kekerasan terhadap petugas Dishub sebelumnya.
“Dia ini bos jukir liar. Sering mengarahkan masyarakat parkir sembarangan di Pantai Losari. Selain melanggar aturan, juga membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Usai kejadian, korban melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar. Laporan resmi telah diterima dan kini tengah diproses pihak kepolisian. Dishub Makassar berharap pelaku segera ditangkap agar insiden serupa tidak terulang.
Sejumlah warga sekitar juga mengaku tidak kaget dengan kejadian itu. Mereka menyebut pelaku kerap memaksa pengendara parkir di lokasi terlarang dan mematok tarif parkir sesuka hati.
“Dia memang sering marah kalau ditegur. Banyak orang sini juga takut sama dia,” kata seorang warga.
(Hardy)






