Surat-Kabar.com | Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar di Kota Palu kembali menuai sorotan. Enam siswa SDN Inpres Boyaoge harus dilarikan ke Rumah Sakit Sis Al-Jufri, Rabu (17/9/2025), setelah mengalami sakit perut, muntah, hingga pusing usai menyantap makanan bantuan tersebut.
Keterangan guru di sekolah menyebut keluhan mulai dirasakan tidak lama setelah jam makan siang. “Kelas 4 yang paling banyak, ada juga beberapa dari kelas 3. Awalnya sakit perut, lalu muntah,” kata Warni, guru SDN Inpres Boyaoge.
Dari enam siswa yang masuk instalasi gawat darurat, dua memilih pulang setelah mendapat perawatan awal, sementara empat lainnya harus dirawat. Direktur RS Sis Al-Jufri, dr. Magfirah Al’amri, menegaskan gejala pasien serupa: nyeri perut, muntah, dan sakit kepala. “Ada yang merasakan hanya 15 menit setelah makan,” ungkapnya.
Orang tua murid menilai kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan distribusi MBG. “Harus ada pemeriksaan ketat setiap hari. Kalau ada kejadian begini, siapa yang bertanggung jawab?” kritik salah satu wali murid.
Tim Badan Gizi Nasional bersama Dinas Kesehatan Kota Palu langsung turun melakukan penelusuran ke rumah sakit dan sekolah. Namun, hingga kini penyebab pasti belum diumumkan.
(Aditya)






