Surat-Kabar.com | Kasus keracunan massal akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, terus meluas. Hingga Kamis (18/9/2025) malam, jumlah korban tercatat mencapai 294 siswa dari jenjang SD hingga SMA.
Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, mengungkapkan data terbaru yang diterima dari RSUD Salakan menunjukkan adanya lonjakan signifikan dari sebelumnya 230 siswa. Para korban dilaporkan mengalami gejala mulai dari mual, muntah, pusing, hingga sebagian mengalami kejang.
“Sudah 294 orang yang dirawat di RSUD Salakan. Mereka langsung ditangani tim medis,” kata Ronaldus.
Menu yang dikonsumsi siswa saat insiden meliputi ikan tuna saus, tahu goreng, sayur asam jagung, serta buah jeruk. Setelah mendapatkan perawatan, kondisi sebagian besar korban mulai membaik. Hingga Kamis malam, 243 siswa telah dipulangkan, sementara 51 lainnya masih dalam perawatan intensif.
Polisi kini bergerak melakukan penyelidikan menyeluruh. Sejumlah saksi, termasuk petugas Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG), telah diperiksa. Polisi juga mengamankan sampel makanan untuk diuji lebih lanjut.
“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas, baik soal pemulihan kesehatan anak-anak maupun penyelidikan penyebab keracunan,” tegas Kapolres.
Sebagai langkah antisipasi, aparat kepolisian menyegel lokasi produksi makanan MBG yang dikelola oleh SPPG. Penyegelan ini bersifat sementara sampai hasil penyelidikan resmi diumumkan.
(Aditya)






