Saturday, September 26, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroTallo Kembali Membara,...

Tallo Kembali Membara, Tawuran Antarwarga Libatkan Anak di Bawah Umur

Surat-Kabar.com – Makassar | Situasi keamanan di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kembali bergejolak. Setelah sempat tenang beberapa minggu, tawuran antarwarga kembali pecah di sejumlah titik rawan seperti Kampung Sapiria, Kampung Borta, Jalan Lembo, Jalan Layang, hingga Lorong 148 Jalan Tinumbu.

Bentrok yang melibatkan kelompok pemuda bahkan anak di bawah umur itu berlangsung brutal. Kedua kubu saling serang menggunakan busur panah, petasan, hingga bom molotov. Satu rumah warga dilaporkan terbakar akibat lemparan molotov, meski api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke permukiman lain.

Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah aparat gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP menarik pos pengamanan yang telah beroperasi hampir sebulan penuh. Pos tersebut sebelumnya dibangun pasca rangkaian bentrokan pada awal Oktober yang menghanguskan lima rumah dan menyebabkan belasan orang luka-luka.

See also  Gedung DPRD Makassar Ludes, Total Kerugian Sementara Rp253 Miliar

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pihaknya telah menempuh sejumlah langkah pencegahan, mulai dari mempertemukan tokoh masyarakat kedua kubu hingga menggelar doa bersama dan kegiatan lintas kampung.

“Semua pihak sudah sepakat menjaga kedamaian. Kami tempatkan pos pengamanan selama sebulan dan situasi sempat kondusif. Tapi begitu pos ditarik, tawuran kembali muncul,” ujar Arya, Kamis (6/11/2025).

Ia menegaskan bahwa keamanan tidak akan bertahan jika hanya bergantung pada aparat.
“Ketertiban harus tumbuh dari kesadaran masyarakat sendiri. Terutama orang tua, jangan lepas tangan terhadap anak-anaknya. Banyak pelaku tawuran ini masih di bawah umur,” tegasnya.

Dalam upaya membubarkan bentrokan, aparat sempat dihadang sejumlah ibu-ibu yang khawatir anaknya diamankan polisi.

See also  LSM Perak Harapkan Lurah Lakkang Baru Segera Atasi Persoalan Penyebrangan dan Dorong Pembangunan Jembatan

“Ini kekeliruan. Kalau ingin anaknya tidak berurusan dengan hukum, jangan biarkan ikut tawuran. Kami hanya menindak mereka yang benar-benar terlibat,” jelas Arya.

Ia mengingatkan, tindakan melindungi atau menghalangi penegakan hukum dapat berujung pidana.

“Pelaku tawuran jangan dilindungi. Kalau ada yang menutupi atau menghalangi proses hukum, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Polrestabes Makassar bersama TNI kembali menempatkan pasukan gabungan di titik-titik rawan bentrokan.

Petugas bersenjata lengkap berpatroli di gang-gang sempit yang menjadi perbatasan dua kelompok warga. Polisi juga menambah kamera pemantau (CCTV) di sejumlah lokasi strategis untuk memperkuat deteksi dini potensi bentrok.

Selain pengamanan fisik, kepolisian menggandeng tokoh agama dan karang taruna untuk melakukan pendekatan sosial serta pembinaan bagi remaja yang rentan terlibat kekerasan.

See also  Pemkot Makassar Lantik Pejabat Baru, Dorong Penyegaran dan Penguatan Birokrasi

Kapolrestabes Makassar menyampaikan lima imbauan kepada masyarakat Tallo:

  1. Jangan mudah terprovokasi.

  2. Jangan memprovokasi pihak lain.

  3. Jangan jadi penonton ketika bentrok terjadi.

  4. Didik anak-anak dengan nilai kedamaian dan tanggung jawab.

  5. Jika ada pelanggaran, jangan ditutupi serahkan ke aparat.

“Kami sudah menempatkan kembali personel di titik-titik rawan dan berharap situasi benar-benar kondusif. Jangan sampai ada korban lagi,” tegas Arya.

Menjelang akhir pekan, kondisi di Tallo dilaporkan berangsur kondusif. Aparat tetap disiagakan untuk mencegah bentrokan susulan, sementara kegiatan warga mulai kembali normal.

(Anri S)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.