Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeNasionalSidang Korupsi Chromebook...

Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Terhenti, Hakim Menegur Kehadiran Prajurit TNI

Surat-Kabar.com | Jakarta – Kehadiran tiga prajurit TNI di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat memantik interupsi majelis hakim dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Hakim menilai posisi prajurit berseragam loreng itu mengganggu jalannya persidangan dan kerja jurnalis.

Peristiwa tersebut terjadi saat tim kuasa hukum Nadiem tengah membacakan eksepsi atas surat dakwaan jaksa. Ketika pembacaan akan dilanjutkan oleh pengacara lain, Ketua Majelis Hakim Purwanto S. Abdullah mendadak menghentikan sidang.

“Sebelum dilanjutkan, ini rekan TNI dari mana ya?” kata Purwanto di hadapan persidangan, Senin (5/1/2025).

Tiga prajurit TNI itu berdiri di area pintu kecil akses keluar-masuk pihak berperkara, tepat di depan kursi pengunjung sidang. Posisi tersebut, menurut hakim, tidak hanya menghalangi kamera media, tetapi juga membatasi ruang gerak pengunjung sidang lain.

See also  Buron e-KTP Lawan Balik, Paulus Tannos Gugat KPK Lewat Praperadilan

“Mungkin bisa ambil posisi jangan berdiri di situ, Pak, karena mengganggu kamera. Bisa menyesuaikan, bisa mundur,” ujar Purwanto.

Usai ditegur, ketiga prajurit TNI itu mundur ke bagian belakang ruang sidang. Sidang pun kembali dilanjutkan. Hingga berita ini diturunkan, eksepsi terdakwa masih dibacakan.

Masuknya aparat TNI ke ruang sidang perkara korupsi ini terjadi di tengah kerja sama Kejaksaan Agung dengan TNI dalam sejumlah tugas penegakan hukum. Namun, Kejaksaan Agung mengaku tidak mengetahui alasan kehadiran prajurit TNI dalam persidangan Nadiem. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Supriatna, mengatakan pihaknya belum mendapat penjelasan.

“Coba ditanyakan ke JPU-nya,” ujar Supriatna melalui pesan tertulis.

Dalam perkara ini, jaksa mendakwa eks Menteri Pendidikan Era Presiden Jokowidodo Nadiem Makarim merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,1 triliun terkait proyek pengadaan Chromebook dan CDM. Melalui eksepsi, tim kuasa hukum Nadiem meminta majelis hakim menghentikan pemeriksaan perkara dan membebaskan kliennya dari tahanan.

See also  Desakan Mundur Menggema di DPR, Menhut Raja Juli Dituding Tak Paham Kehutanan

Kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menilai dakwaan jaksa cacat formil dan materiil. Menurut dia, jaksa mencampuradukkan kewenangan menteri dengan kewenangan pejabat struktural di bawahnya, seolah menempatkan Nadiem sebagai pelaksana teknis pengadaan.

Ia juga menuding jaksa gagal menguraikan secara tegas bentuk penyertaan Nadiem sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Pengadaan Chromebook, kata dia, tidak pernah ditujukan untuk wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T), melainkan hanya untuk sekolah yang memiliki listrik dan akses internet.

“Kebijakan tersebut secara tegas dibatasi dalam Petunjuk Pelaksanaan Program Bantuan Perangkat TIK September 2020,” ujar Ari.

Tak hanya itu, Ari mempersoalkan metode perhitungan kerugian negara yang digunakan jaksa. Penggunaan nilai penuh pengadaan sebesar Rp 621,3 miliar dinilai menunjukkan asumsi bahwa proyek CDM sama sekali tidak memberi manfaat, tanpa perhitungan selisih harga wajar.

See also  Tempo Menang Eksepsi, Gugatan Rp 200 Miliar Menteri Pertanian Gugur di PN Jaksel

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima salinan audit perhitungan kerugian negara, meski laporan hasil audit BPKP disebut terbit dua bulan setelah penetapan tersangka.

Di sisi lain, tim kuasa hukum justru mengklaim negara mengalami penghematan hingga Rp 1,2 triliun akibat penggunaan Chromebook. Alasannya, sistem operasi ChromeOS tidak memerlukan biaya lisensi, berbeda dengan Windows yang berbayar puluhan dolar per perangkat.

“Kami menegaskan bahwa kebijakan ini justru menghasilkan penghematan keuangan negara setidak-tidaknya Rp 1,2 triliun,” kata Ari.

Sidang perkara ini belum memasuki pemeriksaan pokok perkara. Putusan sela majelis hakim akan menentukan apakah dakwaan jaksa layak dilanjutkan atau justru kandas di tahap awal.

(Hariadi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.