Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeDisdik MakassarRekaman Percakapan Bocor,...

Rekaman Percakapan Bocor, Kabid SMP Disdik Makassar Diduga Peras Bawahan

Surat-Kabar, Makassar | Dugaan pemerasan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar mencuat ke ruang publik menyusul beredarnya rekaman percakapan internal aparatur sipil negara (ASN).

Rekaman tersebut memperlihatkan adanya komunikasi antara pejabat struktural dan kepala sekolah bawahan yang dinilai memuat permintaan tertentu dengan menyebut relasi jabatan dan fasilitas sekolah.

Rekaman suara yang beredar diduga melibatkan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Dr. Syarif. Dalam percakapan tersebut, yang kini menjadi perhatian publik, terdapat permintaan berulang kepada kepala sekolah bawahan, disertai penyebutan posisi hierarkis serta pengaitan dengan fasilitas sekolah.

Sejumlah pihak menilai pola komunikasi tersebut patut dikaji lebih lanjut karena berpotensi menimbulkan tekanan psikologis bagi bawahan.

Dalam salah satu bagian rekaman, permintaan dikaitkan langsung dengan penyediaan fasilitas sekolah.

“Anu e, itu kursi, meja, meja guru, banyaknya mau kukasikanko… bawako dulu pade itu yang pernah saya bilang,” ucap suara yang diduga Dr. Syarif.

See also  Ruslan Rahman (L-Kompleks) Gugat Sejumlah SMAN di Makassar ke Komisi Informasi Sulsel

“Mauka berangkat sama ibu Kadis ke Jakarta, bawako pade itu yang pernah saya bilang na.”

Percakapan tersebut direspons oleh kepala sekolah dengan kalimat, “Iye, tapi tena jai di,” yang dalam bahasa Indonesia berarti “Iya, tapi tidak banyak.”

Respons ini oleh sejumlah pihak ditafsirkan sebagai bentuk kepatuhan dalam relasi atasan-bawahan, meskipun tafsir tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Sorotan kemudian mengarah kepada Mariamin, Kepala UPT SPF SMP Negeri 8 Makassar, yang disebut sebagai pihak yang merekam percakapan tersebut.

Rekaman itu membuka ruang diskusi publik mengenai praktik komunikasi internal di lingkungan birokrasi pendidikan, mengingat posisi Dr. Syarif sebagai atasan langsung kepala sekolah dalam struktur Dinas Pendidikan Kota Makassar.

See also  Disdik Makassar Perkuat Sinergi Lewat Bimtek dan Buka Puasa Bersama FK-PKBM

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Mariamin menyatakan tidak mengetahui secara pasti tujuan dari permintaan dalam percakapan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa permintaan tersebut, sejauh pengetahuannya, tidak berkaitan dengan pembiayaan perjalanan dinas Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar.

“Tidak tahu juga itu untuk apa. Kayaknya untuk kepentingan pribadi ji begitu. Tidak ada hubungannya dengan Bu Kadis,” ujar Mariamin kepada media, Minggu (25/01/2026).

Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) menilai rekaman tersebut mengandung unsur dugaan pemerasan jabatan. Sekretaris Jenderal L-Kompleks, Ruslan Rahman, menyebut bahwa permintaan pejabat kepada bawahan dengan memanfaatkan jabatan,menyebut pimpinan, serta mengaitkannya dengan pemberian fasilitas, merupakan karakteristik pemerasan jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Menurut kami, ini bukan lagi sekadar persoalan etika birokrasi, melainkan dugaan pemerasan jabatan. Kekuasaan digunakan dalam relasi atasan-bawahan untuk meminta sesuatu,” kata Ruslan, Minggu (25/01/2026).

See also  LSM Kompleks Dukung Penertiban Bajaj yang Gunakan STCK di Wilayah Sulsel

Ruslan menambahkan, dalam konteks ASN, unsur “memaksa” tidak selalu harus ditunjukkan melalui ancaman terbuka.

“Relasi kuasa itu sendiri bisa menjadi bentuk tekanan. Karena itu, persetujuan bawahan dalam situasi seperti ini perlu diuji apakah benar-benar dilakukan secara sukarela,” ujarnya.

Atas dasar itu, L-Kompleks mendesak Inspektorat serta aparat penegak hukum untuk melakukan pengujian dan klarifikasi secara terbuka terhadap dugaan tersebut.

“Kami mendorong agar persoalan ini diuji secara objektif. Jika tidak, ada risiko praktik serupa terus berulang dan merugikan institusi pendidikan,” tegas Ruslan.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi Dr. Syarif untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan resmi terkait maksud serta konteks percakapan dalam rekaman yang beredar tersebut. (Hardy)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.