Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroL-Kompleks Resmi Laporkan...

L-Kompleks Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Bengkel Disdik Sulsel Rp11,8 Miliar ke APH

Surat-Kabar.com | Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) resmi melaporkan dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan Ruang Praktik Teknik Kendaraan untuk siswa SMK di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan ke Polda Sulsel dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

Laporan tersebut dilayangkan setelah L-Kompleks menemukan sejumlah indikasi maladministrasi, dugaan penyimpangan anggaran hingga pola pembayaran yang dinilai kuat mengarah pada tindak pidana korupsi dalam proyek senilai Rp11,892 miliar tersebut.

Sekretaris Jenderal L-Kompleks, Ruslan Rahman menegaskan, persoalan proyek itu tidak lagi sekadar keterlambatan pekerjaan, melainkan telah masuk pada dugaan serius penyalahgunaan anggaran negara yang harus segera ditindak aparat penegak hukum.

“Secara resmi kami telah melaporkan temuan ini ke Aparat Penegak Hukum, Ini bukan lagi sekedar dugaan pelanggaran administrasi tetapi sudah sangat kuat mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi, kami melihat ada pola yang sistematis mulai dari pekerjaan yang diduga tetap berjalan meski masa kontrak berakhir pemberian addendum yang patut dipertanyakan, hingga pembayaran 100 persen sementara pekerjaan belum sepenuhnya selesai Ini jelas berpotensi merugikan keuangan negara,” tegas Ruslan, Senin (27/04/2026) saat konfirmasi awak media di halaman Mapolda Sulsel.

See also  Lurah Buloa Viral Bagi Kupon Sembako, Warga Tuding Ada Kampanye Ketua RT

Menurut Ruslan, anggaran pendidikan yang seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan siswa tidak boleh menjadi ruang permainan oknum tertentu.

Ia meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata, melainkan mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat dalam proyek tersebut.

“Kami meminta Kejati Sulsel dan Polda Sulsel mengusut tuntas siapa saja yang bermain dalam proyek ini jangan sampai anggaran pendidikan yang seharusnya untuk kepentingan siswa justru menjadi bancakan oknum tertentu jika ditemukan unsur pidana, harus ada penegakan hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Proyek bernama Pembangunan Ruang Praktik Teknik Kendaraan itu diketahui dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan oleh CV The Rakhmat Synergy, dengan konsultan pengawas PT Galaksi Prima Consultant.

See also  Banding Ditolak, Hukuman Terdakwa Pabrik Uang Palsu UIN Makassar Bertambah

Masa kontrak proyek tersebut tercatat hanya 75 hari kalender, terhitung mulai 13 Oktober hingga 26 Desember 2025.

Namun berdasarkan temuan L-Kompleks pekerjaan diduga masih terus berjalan melewati batas masa kontrak, sementara progres fisik saat itu disebut baru mencapai sekitar 60 hingga 70 persen.

Kondisi tersebut dinilai janggal apabila tetap diberikan addendum atau perpanjangan waktu, karena berpotensi membuka ruang pembiaran terhadap kegagalan pekerjaan.

“Kalau progres baru 60 persen lalu dipaksakan addendum, maka itu patut dipertanyakan dasar pertimbangannya. Jangan sampai ini hanya menjadi cara untuk menutupi kegagalan pekerjaan dan membuka ruang penyimpangan anggaran,” kata Ruslan.

Selain persoalan progres fisik, L-Kompleks juga menemukan dugaan pembayaran 100 persen terhadap pengadaan peralatan bengkel, padahal berdasarkan hasil pemantauan lapangan, peralatan tersebut masih dalam tahap pemasangan dan belum sepenuhnya siap digunakan.

See also  60 Kilogram Sabu Disita, Jaringan Internasional Narkotika Dibongkar di Sulteng

Ruslan menilai, pola pembayaran seperti itu merupakan indikasi serius yang kerap muncul dalam perkara korupsi proyek konstruksi pemerintah.

“Pembayaran penuh tanpa kepastian barang tersedia dan tanpa jaminan progres fisik yang sesuai adalah pola yang sangat rawan. Ini harus ditelusuri karena berpotensi menjadi pintu masuk kerugian negara,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Iqbal Nadjamuddin yang dikonfirmasi awak media belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.

(Anr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.