Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroWarga Tutup Akses...

Warga Tutup Akses Jalan Ir Sutami, Tolak Tamalanrea Jadi Lokasi PLTSa

Surat-Kabar.com | Rencana menjadikan Tamalanrea sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kembali mendapat penolakan.

Sekitar 300 warga yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menolak Lokasi PLTSa (GERAM PLTSa) menutup akses menuju Lingkar Barat Jalan Ir Sutami, Makassar, Minggu (9/8/2026).

Massa datang dari sejumlah kawasan di sekitar Tamalanrea, antara lain Kampung Mulabaru, Kampung Tamalalang, dan Perumahan Alamanda. Mereka membawa satu tuntutan utama, pemerintah tidak lagi mempertimbangkan Tamalanrea sebagai lokasi pembangunan PSEL.

Koordinator GERAM PLTSa, Ali Akbar, mengatakan warga tidak akan tinggal diam jika rencana tersebut tetap diarahkan ke Tamalanrea.

“Jika rencana tersebut tetap dilanjutkan di Tamalanrea, maka kami siap berjuang dan mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan ruang hidup kami,” kata Ali dalam keterangan tertulis.

Bagi warga, persoalan bukan sekadar lokasi proyek, mereka mempersoalkan potensi dampak terhadap lingkungan, kesehatan, kehidupan sosial, dan keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

See also  Knalpot Berisik, Siap-Siap Bayar Denda Pakai Kambing

Penolakan itu juga datang dari pengurus RT dan RW serta tokoh masyarakat di Mulabaru dan Tamalalang.

Perwakilan WALHI Sulawesi Selatan, Nurul Fadli Gaffar, mengatakan pemerintah semestinya tidak melihat persoalan sampah Makassar secara parsial. Pengelolaan sampah, menurut dia, harus ditempatkan dalam konteks kawasan Mamminasata.

“Sudah saatnya pengelolaan sampah dilakukan dengan pendekatan kawasan Mamminasata,” ujar Fadli.

Ia menilai Tamalanrea tidak lagi ideal jika pemerintah hendak membangun fasilitas yang melayani pengelolaan sampah lintas kabupaten dan kota. Karena itu, Fadli meminta rencana tersebut dikaji ulang dengan melibatkan masyarakat.

Ia juga mendesak pemerintah membuka studi kelayakan dan seluruh dokumen yang menjadi dasar rencana pembangunan PSEL secara transparan dan partisipatif.

Klaim dukungan masyarakat terhadap rencana PSEL turut menjadi sorotan dalam aksi tersebut.

See also  Tak Ada Konvoi Sahur dan Balap Liar di Makassar, Polisi Perketat Patroli Ramadhan

Tokoh masyarakat Kampung Mulabaru, Hj Palle, secara terbuka mempertanyakan klaim dukungan hingga 90 persen. Ia meminta pihak yang menyampaikan angka tersebut menunjukkan metode dan data yang digunakan.

“Saya ingin menantang pihak yang menyatakan dukungan 90 persen itu. Jangan sembunyi di balik pintu,” kata Palle.

Menurut dia, dukungan masyarakat semestinya dapat dibuktikan secara terbuka, bukan hanya melalui angka yang tidak diketahui sumbernya.

Warga juga meminta Pemerintah Kota Makassar dan instansi terkait menghentikan proses yang mengarah pada penetapan Tamalanrea sebagai lokasi PSEL.

Hj Syahrir, warga Kampung Tamalalang, mengatakan pembangunan fasilitas yang dinilai berisiko di kawasan permukiman padat berpotensi mengancam kualitas hidup masyarakat.

“Kami menegaskan menolak Tamalanrea sebagai lokasi PSEL/PLTSa. Menempatkan industri berisiko tinggi di tengah kawasan permukiman padat adalah bentuk pengabaian mendasar terhadap keselamatan dan kualitas hidup masyarakat Tamalanrea,” ujar Syahrir.

See also  Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Barat Daya Poso, Sulawesi Tengah

Sementara itu, tokoh masyarakat Mulabaru, Sahbuddin, mengingatkan pemerintah agar tidak mengambil langkah yang dapat memperlebar konflik dengan warga.

“Pemaksaan proyek tanpa persetujuan warga hanya akan memperkeruh situasi,” kata dia.

Warga juga mendesak pemerintah membuka seluruh kajian, dokumen, serta dasar pengambilan keputusan mengenai rencana PLTSa/PSEL.

Dg Mukhtar, warga Mulabaru, mengatakan aksi penolakan tidak akan berhenti di jalanan. GERAM PLTSa, kata dia, akan terus mengawal proses tersebut.

“Suara masyarakat yang menyatakan penolakan harus dihormati dalam setiap proses pengambilan keputusan,” ujar Mukhtar.

GERAM PLTSa menyatakan akan melanjutkan konsolidasi dan menempuh berbagai langkah, termasuk aksi massa, advokasi hukum, dan kampanye publik. Mereka menargetkan satu hal: membatalkan rencana pembangunan PSEL/PLTSa di kawasan permukiman Tamalanrea.(**)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.