Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeGovernmentPDAMPuncak HUT PDAM,...

Puncak HUT PDAM, Munafri Dorong Gaji ke-13 Pegawai Perumda Air Minum Direalisasikan

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar Gathering Pegawai di Pantai Indah Bosowa Makassar, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 Perumda Air Minum Kota Makassar yang berlangsung meriah dengan melibatkan jajaran direksi, pejabat struktural, serta seluruh pegawai perusahaan.

Gathering tersebut turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum, Direktur Keuangan Wirda Fauzah Madjid, Direktur Umum Andi Taufiq Aris, Ketua PERISPAM Syahriati, jajaran pejabat struktural, serta seluruh pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar. Panitia juga menyiapkan puluhan hadiah doorprize yang menambah semarak suasana perayaan.

Di tengah suasana kebersamaan tersebut, Munafri meminta seluruh pegawai menjadikan momentum 102 tahun perusahaan sebagai titik untuk memperkuat dedikasi, integritas, profesionalitas, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga Makassar.

Munafri mengatakan, berbagai pembenahan yang dilakukan Perumda Air Minum mulai menunjukkan hasil. Menurut dia, perbaikan tersebut tidak terlepas dari keikhlasan, kemampuan, dan dedikasi pegawai dalam menjalankan tugas.

“Saya turun langsung untuk memastikan apa yang saya lihat di berita maupun media sosial. Apa benar ini turun untuk diperbaiki? Apa benar sambungan yang selama ini tidak pernah mengalir sudah mengalir? Alhamdulillah, lebih dari 90 persen yang saya datangi itu nyata di depan mata saya,” kata Munafri.

Ia menilai hasil tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melakukan pembenahan yang lebih besar. Namun, kemajuan itu menurut dia hanya dapat dipertahankan apabila seluruh pegawai memiliki komitmen yang sama untuk membesarkan perusahaan.

Munafri mengingatkan bahwa Perumda Air Minum memiliki posisi strategis karena mengelola kebutuhan dasar yang sangat vital bagi warga Kota Makassar. Karena itu, perusahaan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi harus memastikan pelayanan air bersih benar-benar dirasakan masyarakat.

See also  Dukung Program Munafri-Aliyah, Perumda Air Minum Makassar Gencarkan Transaksi QRIS

“Perusahaan ini membutuhkan dedikasi kita. Perusahaan ini sudah terlalu lama menjadi tempat kita bersandar untuk keluarga. Sekarang saatnya kita memberikan dedikasi kepada perusahaan, sehingga perusahaan ini bisa menjadi sandaran kita dan masa depan kita,” ujarnya.

Menurut Munafri, dedikasi dan integritas menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun perusahaan. Ia meminta persoalan internal tidak menjadi penghambat bagi pegawai yang ingin bekerja secara serius dan profesional.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada kelompok-kelompok internal yang justru merusak suasana kerja. Menurutnya, faksi atau kelompok yang dibangun berdasarkan kepentingan individu dapat menggerus profesionalitas dan memunculkan informasi yang tidak sehat di lingkungan perusahaan.

“Jangan kita pelihara faksi-faksi. Faksi-faksi inilah yang meruntuhkan profesionalitas kita bekerja. Saya berharap yang terbangun di Perumda Air Minum adalah komitmen kekeluargaan yang profesional,” katanya.

Munafri kemudian mengajak seluruh pegawai mengubah cara pandang dalam membicarakan masa depan perusahaan. Ia meminta pegawai tidak lagi terjebak pada pembicaraan mengenai individu, tetapi mulai membangun gagasan yang lebih besar mengenai bagaimana perusahaan dapat tumbuh dan berkembang.

“Perusahaan akan besar kalau kita bercerita tentang gagasan besar, harapan besar, cita-cita besar, serta komitmen besar untuk membesarkan perusahaan,” ujarnya.

Ia mengatakan, ketika perusahaan tumbuh dan sehat, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemerintah kota, tetapi juga seluruh pegawai. Menurut dia, peningkatan kesejahteraan, termasuk pemberian hak-hak pegawai, harus berjalan seiring dengan meningkatnya kinerja perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga meminta jajaran direksi dan tim audit menghitung kondisi keuangan perusahaan dengan baik. Ia secara khusus mendorong agar hak pegawai berupa gaji ke-13 dapat direalisasikan apabila kondisi keuangan perusahaan memungkinkan.

See also  Hamzah Ahmad Buka Pelatihan Service Excellence: Dorong Pegawai PDAM Makassar Keluar dari Zona Nyaman

“Gaji ke-13 bukan hadiah dari saya. Bukan hadiah sama sekali, tetapi hak yang harus kalian dapatkan karena memajukan perusahaan ini,” tegasnya.

Namun, ia menekankan bahwa pemberian hak tersebut harus didasarkan pada kondisi dan kesehatan keuangan perusahaan. Karena itu, pengelolaan laba harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab, bukan sekadar mengejar keuntungan tanpa memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan maupun kesejahteraan pegawai.

Pesan itu kemudian dikaitkan Munafri dengan tantangan pelayanan air bersih yang akan dihadapi Kota Makassar. Ia mengingatkan seluruh jajaran Perumda Air Minum untuk mempersiapkan infrastruktur dan kemampuan teknis perusahaan menghadapi potensi kemarau panjang.

“Kondisi perubahan iklim saat ini membutuhkan kerja ekstra. Kalau kemarau panjang, segala infrastruktur dan kemampuan yang dimiliki Perumda Air Minum harus disiapkan supaya air terus mengalir dan kebutuhan dasar masyarakat Kota Makassar terhadap air bersih dapat dilayani dengan baik,” katanya.

Menurut Munafri, tantangan pelayanan ke depan tidak dapat diselesaikan hanya oleh direksi maupun kepala bagian. Seluruh pegawai harus terlibat dan turun tangan sesuai kapasitas masing-masing.

Ia juga menyoroti pentingnya sikap pegawai ketika berhadapan langsung dengan pelanggan. Menurut Munafri, pelayanan prima harus dimulai dari cara pegawai memperlakukan warga ketika menjalankan tugas di lapangan.

Ia meminta setiap pegawai yang mendatangi rumah pelanggan membawa sikap ramah dan memberikan pelayanan dengan baik. Jangan sampai kehadiran petugas justru membuat pelanggan merasa tidak nyaman.

“Saya ingin ketika pegawai Perumda Air Minum datang ke rumah masyarakat, mereka datang dengan senyum dan menyambut dengan ramah. Jangan sampai masyarakat justru mengeluh ketika pegawai kita datang,” ujarnya.

Munafri menegaskan akan bersikap tegas apabila menerima laporan mengenai perilaku pegawai yang tidak sesuai dengan standar pelayanan. Menurut dia, persoalan tersebut bukan semata-mata menyangkut besar kecilnya nilai, tetapi berkaitan dengan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

See also  Hamzah Ahmad Tinjau Langsung Pengerjaan Koneksi Pipa Pa’baeng-Baeng

Di sisi lain, Munafri menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melakukan intervensi terhadap pengelolaan internal Perumda Air Minum. Ia ingin perusahaan tersebut mampu berdiri sebagai badan usaha milik pemerintah kota yang profesional dan mampu mengelola dirinya secara mandiri.

“Saya tidak pernah masuk untuk mengintervensi apa-apa di dalam Perumda Air Minum karena saya ingin memperlihatkan bahwa ini adalah perusahaan yang independen, yang mampu mengurus dirinya sendiri,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses pemilihan direksi definitif masih berjalan. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin perusahaan, kata Munafri, harus dipandang sebagai bagian dari keluarga besar Perumda Air Minum dan mendapat dukungan untuk menjalankan tanggung jawabnya.

“Siapa pun nanti yang ada adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kita. Mereka adalah orang-orang yang berkomitmen untuk membesarkan perusahaan ini,” ujarnya.

Memasuki usia 102 tahun, Munafri berharap Perumda Air Minum Kota Makassar tidak hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengejar laba. Lebih dari itu, perusahaan harus mampu menunjukkan bahwa keuntungan dan pelayanan dapat berjalan beriringan dengan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“102 tahun bukan usia yang muda. Saya berharap kita menjadi salah satu perusahaan air minum yang tidak hanya mengejar laba perusahaan, tidak hanya berpikir tentang keuntungan, tetapi bagaimana pelayanan prima bisa sampai di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Karena itu, semangat kebersamaan yang dibangun melalui gathering tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi diteruskan dalam pekerjaan sehari-hari. (**)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.