Surat-Kabar.com | Makassar – Kegiatan Festival Daur Bumi yang digelar di Kecamatan Mamajang mendapat perhatian khusus dari komunitas lingkungan BuleSampah, Kamis (17/12/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah komunitas pemerhati isu persampahan itu tertarik pada inovasi Public Smart Dispenser (PSD) yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Public Smart Dispenser merupakan inovasi kolaboratif antara Kecamatan Mamajang dan Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dirancang untuk mengurangi penggunaan botol dan gelas plastik sekali pakai, khususnya di lingkungan kerja Kantor Kecamatan Mamajang.
Inovasi ini memungkinkan pegawai maupun masyarakat mengisi ulang air minum secara mandiri dengan menggunakan wadah pribadi, sehingga dapat menekan timbulan sampah plastik. Keberadaan PSD dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat kecamatan.
Perwakilan Kecamatan Mamajang menjelaskan bahwa PSD tidak hanya ditujukan untuk penggunaan internal kantor, tetapi juga diharapkan dapat dikembangkan dan ditempatkan di ruang-ruang publik di Kota Makassar, seperti kantor pelayanan publik, taman kota, dan fasilitas umum lainnya.
“Kami berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujar perwakilan penyelenggara kegiatan.
Festival Daur Bumi sendiri merupakan agenda yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, daur ulang, serta penerapan gaya hidup ramah lingkungan melalui berbagai kegiatan edukatif dan pameran inovasi.
(Mahar)






