Surat-Kabar.com | Kebakaran terjadi di Mall Nipah Makassar, Minggu (9/8/2026). Kebakaran terjadi ketika pusat perbelanjaan di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, itu masih dipadati pengunjung dan pekerja.
Api dilaporkan muncul sekitar pukul 21.30 WITA. Asap terlihat dari bagian bangunan yang berkaitan dengan area penyimpanan barang salah satu tenant. Petugas keamanan kemudian meminta pengunjung dan pekerja meninggalkan gedung.
Proses evakuasi dilakukan bersamaan dengan upaya pemadaman. Petugas internal lebih dulu menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR. Karena api belum sepenuhnya terkendali, pemadaman dilanjutkan menggunakan jaringan hydrant sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sebanyak 30 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.48 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, dua orang mengalami gangguan pernapasan akibat terpapar asap. Keduanya mendapat penanganan medis. Salah seorang korban juga dilaporkan mengalami pusing.
Informasi mengenai titik kebakaran pada laporan awal berbeda. Sebagian keterangan menyebut api berada di area luar bangunan dan tempat penyimpanan barang. Sementara laporan lain menyebut area penampungan barang di lantai tiga dan empat turut terdampak.
Petugas memastikan api tidak menjalar secara luas ke area toko. Berdasarkan asesmen awal, kerusakan bangunan akibat kebakaran tergolong ringan.
Manajemen Nipah Park menyatakan seluruh pengunjung, karyawan, dan tenant telah dievakuasi dengan aman. Setelah proses pemadaman dan pemeriksaan dilakukan, kondisi pusat perbelanjaan dinyatakan aman dan kondusif.
BPBD Kota Makassar menyebut korsleting listrik sebagai dugaan sementara penyebab kebakaran. Gangguan listrik itu diduga terjadi pada bagian lampu neon box atau papan reklame di area fasad bangunan.
Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir. Petugas masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber api dan penyebab kebakaran.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena terjadi saat pusat perbelanjaan masih beroperasi. Evakuasi yang dilakukan segera menjadi salah satu langkah untuk mencegah insiden berkembang dan memastikan keselamatan pengunjung serta pekerja.
(Mahar)






