Surat-Kabar.com | Pemerintah Kota Makassar melalui Tim Seleksi (Timsel) akan membuka pendaftaran pengisian jabatan Direksi, Direktur Utama, dan Dewan Pengawas pada lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lingkup Pemkot. Pendaftaran dimulai Jumat, 15 Agustus 2025, dan terbuka bagi masyarakat luas.
Adapun lima BUMD yang dimaksud yakni PDAM, PD Pasar, PD Parkir, PD Terminal, serta PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Ketua Timsel, Prof. Dr. Aswanto, menjelaskan bahwa pembentukan tim merupakan mandat langsung dari Wali Kota Makassar agar proses seleksi berlangsung transparan dan profesional. “Tim bekerja mulai dari tahap pendaftaran, seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga pengumuman hasil akhir,” ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota, Rabu (13/8/2025).
Persyaratan seleksi merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 dan regulasi daerah terkait. Secara umum, calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia, memiliki rekam jejak yang baik, berkomitmen, tidak berafiliasi sebagai pengurus partai politik, serta tidak terlibat dalam tim pemenangan politik.
Untuk posisi di PDAM, terdapat tambahan syarat berupa kepemilikan sertifikat keahlian pengelolaan air minum. “Bagi yang lulus namun belum bersertifikat, tetap wajib mengikuti pelatihan sebelum dilantik. Tanpa itu, pengangkatan tidak bisa dilakukan,” tegas Aswanto.
Komposisi jabatan yang dibuka sesuai Perda, yakni maksimal empat direksi: Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Teknik, dan Direktur Umum. Jumlah anggota Dewan Pengawas disesuaikan dengan formasi direksi, dengan batas maksimal empat orang.
Seleksi ini juga terbuka secara nasional. “Kami mencari kandidat yang profesional dan kompeten sesuai bidangnya, tidak terbatas hanya warga Makassar,” kata Aswanto.
Ia menambahkan, khusus calon dari kalangan partai politik diwajibkan mengundurkan diri sebelum mendaftar. “Jika masih menjabat sebagai pengurus, tidak diperkenankan ikut serta,” jelasnya.
Tahapan seleksi meliputi:
-
15 Agustus 2025: pengumuman dan pendaftaran.
-
Seleksi administrasi: verifikasi dokumen persyaratan.
-
Uji kelayakan dan kepatutan: psikotes bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) serta tes keahlian sesuai bidang BUMD.
-
Wawancara: pendalaman visi, strategi, dan kompetensi calon.
-
Pengumuman akhir: tiga nama untuk posisi Direktur Utama diajukan ke Wali Kota, sebelum dipilih satu orang untuk dilantik.
“Harapan Pak Wali dan Ibu Wakil, BUMD dikelola lebih profesional sehingga mampu memberi kontribusi maksimal bagi masyarakat,” tutup Aswanto.
(Mahar)






