Surat-Kabar.com – Palu | Sosok yang sempat mengungkap dugaan adanya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) siluman di Kota Palu menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Palu.
Permintaan maaf tersebut ditujukan kepada pihak keluarga yang sempat disebut namanya dalam forum resmi tersebut. Ia mengakui, pernyataan yang disampaikan pada saat itu muncul karena dorongan emosi dan rasa kecewa.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa kehadirannya di RDP merupakan mandat dari Aliansi Honorer Kota Palu untuk membacakan data dugaan PPPK siluman. Namun, situasi forum yang memanas membuatnya terbawa suasana.
“Saya selaku perwakilan yang ditunjuk Aliansi untuk membacakan data dugaan PPPK siluman saat RDP di DPRD Palu, mungkin saya terbawa emosi dan kecewa sehingga menyebutkan nama keluarga yang bersangkutan. Saya mohon maaf,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Ia berharap permintaan maaf tersebut dapat diterima dengan lapang dada dan menjadi pembelajaran bersama agar persoalan terkait seleksi PPPK bisa disikapi dengan lebih tenang dan terbuka.
Sebelumnya, isu mengenai dugaan PPPK siluman di lingkup Pemerintah Kota Palu sempat mencuat setelah forum dengar pendapat di DPRD digelar beberapa waktu lalu. Inspektorat Kota Palu kemudian melakukan penelusuran internal untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
(Aditya)






