Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeNewsPERAK dan L-Kompleks...

PERAK dan L-Kompleks Soroti Permintaan Tambah Siswa DPRD Sulsel di SMKN 5 Makassar

Surat-Kabar, Makassar | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengawasan evaluasi pelaksanaan PPDB tahun 2024, Selasa (4/6/24). Dalam kunjungannya, Ketua Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat, Rahman Pina, S.Ip, M.Si membawa personilnya diperkirakan lebih dari 10 orang.

Dalam forum rapat yang dipimpin Rahman Pina dan Kepala SMKN 5 Makassar tersebut berlangsung anti klimaks. Pasalnya ada beberapa permintaan dari para Anggota DPRD Sulsel tersebut yang tidak bisa dilakukan.

Dalam rapat kunker tersebut, Anggota DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengkritik jumlah siswa untuk jalur anak guru cuma diterima satu orang.

Lain halnya Anggota DPRD Sulsel, Ir. H. Rusdin Tabi, MBA meminta penambahan kelas atau penambahan siswa dan satu kelas menjadi 38 siswa.

Sedangkan, Anggota DPRD Sulsel, DR. Ir. H. Saharuddin, ST, MM memprotes kurangnya jumlah siswa yang diterima untuk jurusan Teknik Kontruksi bangunan.

See also  Caleg DPR RI Hj Iswari Iskandar Resmi Terlapor di Bawaslu Sulsel

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala SMKN 5 Makassar, H. Amar Bachti, S.Pd, MM mengungkapkan, memang yang mendaftar jalur anak guru cuma satu orang.

“Kalau untuk jurusan teknik kontruksi bangunan memang hanya satu kelas diakibatkan minimnya tenaga pengajar di sekolahnya. Kami hanya punya 3 guru tidak bisa mengcover semua, jadi memang perlu ada penambahan guru,” ucapnya.

Lanjut pria yang juga menjabat Sekretaris MKKS SMKN se-Sulawesi Selatan ini mengatakan, pihaknya mengacu ke Juknis sehingga tidak bisa menambah siswa.

“Maaf sesuai juknis yang ada sekarang saya tidak bisa melakukan penambahan siswa. Walaupun sebenarnya ada beberapa kelas kosong namun tidak ada tenaga pengajarnya,” bebernya.

Lanjut pria yang juga mantan Kepala SMKN 6 Makassar ini, Kami panitia PPDB SMKN 5 Makassar berkomitmen melakukan pelayanan terbaik buat calon dan orang tua calon siswa namun kami tidak mampu memuaskan seluruh pihak.

See also  Money Politik, LPP Perak Lapor Capres 02 dan Sadap di Bawaslu

“Tapi yang pasti prinsip pelayanan kami adalah berkeadilan untuk semua,” katanya.

Sementara itu, mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Mulyaman menjelaskan, dari database memang ada ketidakmerataan jumlah tenaga pengajar di beberapa sekolah.

Ketua LSM PERAK Indonesia, Adiarsa MJ, SH yang juga hadir di lokasi mengatakan, pihaknya siap memperkarakan Anggota DPRD Sulsel dan pihak Sekolah jika melakukan penambahan siswa.

“Sudah jelas menyalahi juknis kalau dilakukan penambahan siswa di SMKN 5 Makassar. Kami siap perkarakan kalau itu terjadi,” tegasnya.

Selain itu, Adiarsa juga mengatakan, jika penambahan jumlah siswa menjadi 38 siswa perkelas melanggar aturan dan regulasi pendidikan.

Sekjend L-Kompleks, Ruslan Rahman juga mengingatkan, agar DPRD Sulsel harusnya mensupport penegakan regulasi dan aturan hukum yang berlaku termasuk juknis yang ada.

See also  Terungkap Dugaan Cara Curang Caleg Ridwan Wittiri Cs Agar Menang Pemilu

“Harusnya Anggota Dewan yang terhormat support penegakan regulasi di sekolah agar pendidikan kita di Sulsel kedepan lebih baik dan berkualitas,” ujarnya.

Ruslan juga menyampaikan agar DPRD Sulsel menjadikan fakta yang terungkap di dalam rapat kunker tersebut bisa diimplementasikan.

“Dewan harus jadikan prioritas dan perhatian fakta yang terungkap seperti kurangnya tenaga pengajar dan masalah-masalah lain yang ada di pendidikan,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, dihadiri para Anggota DPRD dari Komisi E diantaranya, Ir. Andi Muhammad Irfan AB, Hj. Meity Rahmatiah, S.Pd, M.Pd, Risfayanti Muin, SS, Fauzi Andi Wawo, S.Sos. (**)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.