Surat-Kabar.com | Puluhan pegawai honorer dari berbagai kecamatan di Kabupaten Donggala mendatangi kantor DPRD Donggala, Jumat (19/9/2025). Mereka menyuarakan kekecewaan karena tak kunjung diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, meski telah lama mengabdi.
Ketua DPRD Donggala, Moh Taufik, menerima langsung rombongan tersebut di ruang kerjanya, Kecamatan Banawa. Dalam pertemuan itu, para honorer meminta kejelasan nasib mereka setelah beberapa kali mengikuti seleksi PPPK namun selalu gagal.
Salah satu tenaga honorer asal Kecamatan Dampelas, Elfa, mengaku sudah 15 tahun bekerja sebagai pegawai honorer. Namun, status kepegawaiannya hingga kini tidak berubah.
“Saya hampir 15 tahun jadi honorer. Sudah dua kali ikut ujian PPPK, tapi tidak lulus karena formasi diambil orang luar. Padahal aturan BKN menyebutkan yang sudah ikut ujian tetapi tidak lulus akan diangkat paruh waktu. Nyatanya tidak ada sama sekali,” keluhnya di hadapan Ketua DPRD.
Taufik menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut. Ia berjanji membawa persoalan ini ke rapat bersama pemerintah daerah maupun instansi terkait agar ada solusi bagi para honorer yang sudah lama mengabdi.
(Aditya)






