Surat-Kabar, Malino, Gowa | Dalam upaya mendorong integrasi perspektif gender dalam proses perencanaan dan penganggaran, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Mei 2025, bertempat di Malino Hills, Kabupaten Gowa.
Kegiatan Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan kapasitas aparatur dalam memahami konsep dan teknis PPRG, sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota dalam mendorong kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan.
“Perencanaan dan penganggaran yang responsif gender bukan hanya soal memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian dari strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Achi Soleman.
Bimtek ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten di bidang perencanaan dan penganggaran responsif gender, yakni:
• Husmirah Husain, ST, praktisi dan fasilitator PPRG,
• Dr. H. Amiruddin, S.Sos, MM,
• Drs. H. Achmad Ilham, M.Si.,
Materi yang dibawakan meliputi konsep dasar gender, analisis gender dalam siklus perencanaan, hingga penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS). Para peserta juga diberikan studi kasus serta praktik langsung dalam menyusun dokumen PPRG.
Peserta kegiatan ini merupakan seluruh pejabat dan staf DPPPA Kota Makassar, yang diharapkan menjadi agen perubahan dalam implementasi pengarusutamaan gender (PUG) di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan adanya kegiatan ini, DPPPA Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap isu-isu perempuan dan anak, serta memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dirancang dapat menjawab kebutuhan semua kelompok masyarakat secara adil dan setara. (**)






