Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroL-Kompleks : Program...

L-Kompleks : Program Seragam Gratis Putus Mata Rantai Mafia Seragam Sekolah

Surat-Kabar.com | Program seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri se Kota Makassar kini menjadi sorotan publik, terutama di tengah riak-riak kritik terkait transparansi pengadaan hingga kualitas barang yang diterima. Namun, sejumlah pihak justru menilai program ini sebagai langkah maju yang menutup praktik curang dalam pengadaan seragam di sekolah-sekolah sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-kompleks), Ruslan Rahman, menilai bahwa kebijakan ini telah memutus mata rantai mafia seragam sekolah yang selama ini memanfaatkan proyek pengadaan seragam untuk kepentingan pribadi.

“Program seragam gratis ini sebenarnya menutup celah kecurangan yang sudah lama terjadi, khususnya terkait monopoli pengadaan seragam oleh oknum mafia seragam sekolah, bukan lagi rahasia umum dulu itu ada yang datang ke sekolah sekolah dengan gaya arogan dan sering kali dijuluki ‘tim bapak’, dan diduga kerap mengarah intimidasi ke kepala sekolah agar pengadaan seragam dikerjakan oleh pihak mereka yang mau tidak mau kepsek harus terima saja agar mereka aman,” ungkap Ruslan kepada wartawan, Jumat (1/8/2025)

See also  Langgar Aturan, Kadisdik Makassar Resmi Dinonaktifkan

Lebih jauh, Ruslan mengungkap bahwa praktik penguasaan wilayah pengadaan oleh pihak-pihak tertentu juga telah berlangsung cukup lama, Ada dugaan pembagian wilayah juga, umpamanya si A pegang wilayah ini, si B pegang wilayah itu. Itu praktik yang sudah mengakar, coba cek  mundur ke beberapa tahun kebelakang yang dahulu handel pengadaan seragam orangnya itu itu saja, Jadi wajar kalau sekarang ada riak riak penolakan, karena ada pihak yang kehilangan lahan” tegasnya.

Ruslan juga menanggapi adanya pihak-pihak yang melaporkan program seragam gratis ini ke aparat penegak hukum dengan dugaan korupsi. Menurutnya, laporan semacam itu sah-sah saja, namun publik juga perlu mencermati siapa yang diuntungkan dan siapa yang merasa dirugikan dari program ini.

“Silakan kalau ada yang melapor, itu hak warga negara. Tapi publik juga harus cerdas melihat motifnya. apakah benar laporan tersebut murni dari masyarakat dalam hal ini orang tua siswa yang merasakan manfaat seragam gratis,” ujar Ruslan.

See also  L-Kompleks Bongkar Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas di PDAM Makassar

Ia menambahkan, kritik yang saat ini bermunculan patut dikritisi asal usulnya, yang teriak teriak ini jangan jangan bukan orang tua siswa, orang tua justru sangat terbantu. Jadi kalau ada yang ribut, kita patut bertanya siapa sebenarnya yang terganggu karena saya juga selaku orang tua siswa merasa terbantu dengan program seragam gratis jadi siapami itu yang terusik?” Tutup Ruslan.

Sementara itu Menanggapi isu miring yang berkembang, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Achi Soleman memastikan bahwa seluruh proses tender hingga distribusi seragam telah berjalan sesuai ketentuan.

“Saya sudah laporkan ke Pak Wali soal proses tender hingga distribusi seragam. Prinsipnya, jika ada hal yang tidak sesuai dengan ketentuan, penyedia akan dievaluasi. Itu tegas. Kalau ditemukan tidak sesuai spesifikasi, maka kami lakukan langkah-langkah sesuai prosedur,” kata Achi, Selasa (29/7/2025)

Achi menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah menjalankan quality control, tidak hanya terhadap seragam yang telah beredar, tapi juga langsung ke penjahit yang terlibat dalam kontrak.

See also  Lawan Kartel Seragam Sekolah, Makassar Gratiskan dan Larang Jual Beli di Sekolah

“Selain itu, ada tim distrik yang sedang melaksanakan cross check lapangan. Kami pastikan bahwa seragam yang diterima siswa sesuai standar kualitas,” ujarnya.

Achi juga menegaskan bahwa pengadaan seragam telah mengikuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 yang mengamanatkan pelibatan pelaku UMKM. “Penyedia adalah UMKM. Mereka menyalurkan seragam di berbagai titik, baik di toko maupun pasar. Jadi ini murni melibatkan UMKM lokal,” jelasnya.

Terkait harga, Achi menyebutkan satu paket seragam bernilai sekitar Rp360 ribu atau Rp180 ribu per potong. “Harga pasar saat ini berada di kisaran Rp185 ribu hingga Rp220 ribu. Jadi nilainya masih sesuai. Bahkan ada yang lebih rendah dari harga umum,” tambahnya.

Jika ditemukan adanya aduan dari masyarakat, Achi menyatakan pemerintah siap menindaklanjuti. “Yang pasti, mekanisme kontrol kualitas terus berjalan. Kalau ditemukan ketidaksesuaian, maka evaluasi akan dilakukan sebagaimana mestinya,” tutupnya.

(Anr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.