Surat-Kabar.com – Makassar | Operasi besar-besaran pemberantasan narkotika digelar di Kota Makassar. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan bersama Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, dan sejumlah instansi pemerintah daerah menggerebek kawasan rawan narkoba di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Jumat (8/11/2025) dini hari.
Sedikitnya 500 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu yang menyasar wilayah Sapiria, Gotong, Bottoka, dan Borta daerah yang selama ini dikenal sebagai titik merah peredaran narkotika di Makassar.
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri dan Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Budi Sajidin turut memantau langsung jalannya operasi yang dimulai pukul 03.00 Wita.
Dalam penggerebekan tersebut, 29 orang ditangkap karena diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. “Di Lembo ada delapan orang, Sapiria dan Gotong 15 orang, serta enam orang di Borta,” kata Brigjen Budi Sajidin, Minggu (9/11/2025).
Dari lokasi, tim menyita puluhan paket sabu, sinte, dan ganja, sejumlah alat isap, timbangan digital, senjata tajam, serta uang tunai senilai Rp6,7 juta. Petugas juga mengamankan puluhan ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi.
Seluruh tersangka dibawa ke Polrestabes Makassar untuk pemeriksaan dan tes urine. Hasilnya, 17 orang positif narkoba 16 positif Methamphetamine dan Amphetamine, serta satu positif THC sementara 12 lainnya dinyatakan negatif.
Menurut Brigjen Budi, aksi gabungan ini menjadi bentuk nyata sinergi BNN, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam memulihkan kawasan rawan menjadi lingkungan yang bersih dari narkotika.
“Upaya ini tidak hanya menindak, tapi juga memulihkan dan mencegah agar kawasan Lembo dan sekitarnya tak lagi menjadi sarang narkoba,” tegasnya.
(Anri Saputra)






