Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeGovernmentPDAMAndi Syahrum Bawa...

Andi Syahrum Bawa Dua Usulan Atasi Krisis Air Makassar ke Kementerian PU

Surat-Kabar, Jakarta | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memfasilitasi pembangunan bendung karet di sekitar Sungai Tello. Ia juga meminta air Bendungan Nipa-Nipa di Kecamatan Manggala dapat dimanfaatkan untuk menambah pasokan air baku Kota Makassar.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Plt Dirut PDAM Kota Makassar, Andi Syahrum saat melakukan pemaparan dan koordinasi di Kantor Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Sekretariat Jenderal Kementerian PU RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Dalam kunjungan, Andi Syahrum diterima oleh Rani Charisma Dewi dan Rethon Muliana Canopy yang mewakili Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PU RI.

Andi Syahrum mengatakan pembangunan bendung karet di Sungai Tello dibutuhkan untuk membantu menekan kadar total dissolved solids (TDS) di kawasan pompa Manggala. Tingginya TDS dinilai dapat memengaruhi kinerja pompa dan pengolahan air baku.

See also  PDAM Makassar Gandeng Kejari untuk Perkuat Fondasi Tata Kelola Bersih

“Yang pertama adalah bagaimana bisa ada bendung karet di Sungai Tello supaya tingkat TDS di daerah pompa Manggala ini bisa kita minimalisir, sehingga pompa kita bisa berjalan dengan baik,” kata Andi.

Selain bendung karet, Andi Syahrum juga mengusulkan pemanfaatan air Bendungan Nipa-Nipa untuk dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Manggala. Tambahan pasokan itu diharapkan meningkatkan debit air yang dapat diolah dan didistribusikan kepada pelanggan.

“Kemudian yang kedua, bagaimana kami bisa difasilitasi menggunakan air yang ada di Bendungan Nipa-Nipa untuk dialirkan ke Instalasi Manggala supaya debit kita bisa bertambah,” ujarnya.

Menurutnya, dua usulan tersebut dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko krisis air bersih di Makassar, khususnya di enam kecamatan yang membutuhkan dukungan pasokan air.

See also  Hamzah Ahmad Antar PDAM Makassar Jadi Role Model Nasional Lewat Program SR Gratis MULIA

“Dampaknya, krisis air bersih di Kota Makassar itu bisa diselesaikan dengan baik, terutama untuk air bersih di enam kecamatan. Sehingga kita tidak perlu lagi was-was atau khawatir jika terjadi musim kemarau,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Syahrum berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat dikerjakan pada musim kemarau sehingga manfaatnya bisa segera terlihat.

“Apalagi kegiatan ini bisa dikerjakan di musim kemarau, bisa kita lihat hasilnya,” tambahnya.

Dia menyebut usulan tersebut belum pernah diajukan oleh jajaran direksi sebelumnya. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti bendung karet dan pemanfaatan sumber air bendungan merupakan ranah pemerintah, bukan pekerjaan yang dapat dikerjakan langsung oleh Perumda Air Minum.

“Belum pernah. Karena sebenarnya ini adalah proyek yang mestinya di tingkat pemerintahan, bukan di PDAM yang mengerjakan atau meneruskan atau berkomunikasi dengan kementerian,” jelasnya.

See also  Perkuat Kepercayaan Publik, PDAM Makassar Gandeng RW dalam Sosialisasi Layanan Air

Meski demikian, Andi Syahrum mengambil inisiatif mendatangi pemerintah pusat untuk menyampaikan kebutuhan tersebut. Ia berharap usulan itu dapat menjadi bahan bagi Pemerintah Kota Makassar dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum untuk menentukan tindak lanjut.

“Kami mengambil inisiatif ini supaya bisa menjadi bahan masukan kepada KPM dan Ketua Dewas juga selaku Sekda untuk bagaimana menindaklanjuti apa-apa yang telah kami berikan bahan-bahannya,” pungkasnya.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.