Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeNasionalBayang-Bayang Jual Beli...

Bayang-Bayang Jual Beli Dapur MBG dan Pencopotan Petinggi BGN

Surat-Kabar.com | Pemerintah mulai membuka dugaan persoalan serius di balik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dugaan praktik jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini menyeret Badan Gizi Nasional (BGN) ke pusaran audit internal hingga berujung pencopotan sejumlah petingginya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengakui pemerintah tengah melakukan audit internal terhadap BGN menyusul mencuatnya dugaan transaksi pengurusan titik dapur MBG.

Audit itu, kata dia, merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden tersebut.

“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kita lakukan,” ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026) Malam.

Pernyataan itu muncul di tengah kabar pencopotan tiga petinggi BGN, yakni Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, dan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya. Pemerintah berdalih pergantian dilakukan agar lembaga tersebut dapat menjalankan fungsi secara optimal.

See also  DPP Golkar Tunjuk Muhidin M Said sebagai Plt Ketua Golkar Sulsel

Namun, pergantian mendadak di pucuk pimpinan BGN memunculkan spekulasi bahwa pemerintah tengah merespons kegaduhan internal terkait pengelolaan proyek dapur MBG yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Sebelum dicopot, Sony Sonjaya justru sempat memperingatkan publik mengenai maraknya dugaan penipuan berkedok jual-beli titik lokasi dapur MBG.

Dalam siaran pers pada 17 Mei 2026, ia mengungkap adanya oknum yang menawarkan jasa percepatan pendaftaran hingga verifikasi lokasi SPPG dengan mengatasnamakan pejabat BGN maupun relasi elite pemerintahan.

Modus tersebut diduga menyasar pelaku usaha, yayasan, hingga kelompok masyarakat yang ingin menjadi mitra penyedia dapur MBG. Mereka dijanjikan kemudahan memperoleh titik strategis SPPG dengan imbalan sejumlah uang.

“BGN meminta seluruh jajaran aktif melakukan pencegahan serta penelusuran apabila menemukan informasi, dugaan, maupun petunjuk berupa dokumen, bukti percakapan, chatting, ataupun komunikasi di media sosial yang mengarah pada praktik penipuan tersebut,” kata Sony saat itu.

See also  Jejak Suap Importasi: Koper Rp5 Miliar Ditemukan di Rumah Aman Pejabat Bea Cukai

Sony bahkan menyebut sedikitnya terdapat tiga perkara dugaan tindak pidana yang sedang diproses terkait praktik penjualan titik lokasi dan jasa pengurusan SPPG.

Pernyataan itu kini menjadi sorotan. Sebab, peringatan mengenai praktik percaloan justru muncul dari pejabat yang belakangan ikut dicopot dari jabatannya.

Program MBG sendiri sejak awal menjadi proyek ambisius pemerintah dengan kebutuhan jaringan dapur dalam jumlah besar di berbagai daerah.

Besarnya anggaran dan cepatnya ekspansi program dinilai membuka ruang munculnya broker hingga praktik rente baru di sekitar penentuan lokasi dapur.

Sejumlah sumber di lingkungan pelaksana MBG menyebut perebutan titik dapur menjadi arena bisnis yang menjanjikan. Selain berkaitan dengan distribusi makanan, titik SPPG juga menentukan aliran proyek pengadaan bahan pangan, logistik, hingga tenaga operasional.

See also  KPK Endus Aroma Korupsi di Proyek Whoosh, Mahfud MD Siap Beri Keterangan

Hingga kini pemerintah belum menjelaskan secara rinci hasil audit internal maupun apakah dugaan jual beli titik dapur melibatkan pejabat aktif di BGN. Istana juga belum memastikan apakah kasus tersebut akan dibawa ke ranah penegakan hukum.

Namun, pencopotan serentak tiga petinggi lembaga menjadi sinyal bahwa pemerintah melihat persoalan ini bukan sekedar kasus penipuan biasa, melainkan ancaman terhadap kredibilitas program unggulan nasional.

(Hariadi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.