Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeGovernmentHilal 1 Syawal...

Hilal 1 Syawal 1447 H Belum Terlihat di Makassar, LDII Sulsel Ikut Rukyatul Hilal

Surat-Kabar, Makassar | Tim rukyatul hilal DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Selatan turut ambil bagian dalam pengamatan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah yang dilaksanakan di lantai 18 Observatorium Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kamis (19/03/2026) sore.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Kementerian Agama, BMKG, dan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam untuk memastikan penentuan awal bulan Syawal dilakukan secara akurat, ilmiah, dan sesuai syariat.

Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni, menjelaskan bahwa hasil pengamatan menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria visibilitas yang telah ditetapkan.

“Di wilayah Sulawesi Selatan, kriteria MABIMS tidak terpenuhi. Ketinggian hilal belum mencapai 3 derajat, begitu juga sudut elongasi belum mencapai 6,4 derajat. Selain itu, kondisi cuaca berawan cukup tebal menghambat pengamatan,” ujarnya.

See also  Reuni Akbar SMPN 1 Bontolempangan Angkatan 1987: Kembali Bersatu dalam Kenangan Putih Biru

Ia menambahkan bahwa hingga batas akhir pengamatan pada pukul 18.22 WITA, hilal tidak berhasil terlihat. Berdasarkan data BMKG Wilayah IV Makassar ketinggian hilal: 1° 40’ 32” dan sudut elongasi: 5,27°. Angka tersebut masih berada di bawah standar kriteria imkanur rukyat yang disepakati negara-negara anggota MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi minimal: 3 derajat dan elongasi minimal: 6,4 derajat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Dr. Ali Yafid, menegaskan bahwa seluruh tim pengamat di Makassar sepakat tidak melihat hilal pada hari tersebut.
“Faktor cuaca yang berawan turut memengaruhi hasil pengamatan. Berdasarkan data yang ada, posisi hilal memang belum memenuhi kriteria untuk dapat terlihat,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, BMKG, dan ormas Islam dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

See also  Peraih Medali Emas Cabang Dayung, PORDA & PORPROV Sulsel Bercita cita Jadi TNI

Ketua LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, menyatakan bahwa keikutsertaan LDII dalam rukyatul hilal merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung penetapan awal bulan Hijriah yang kredibel.

“Hari ini kami turut melakukan pengamatan hilal, dan hasilnya hilal 1 Syawal 1447 H tidak terlihat,” ungkapnya.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Kemenag, Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Dr Ali Yafid SAg MPdI, Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Nasrool Adil ST MT, Ketua MUI Sulawesi Selatan AGH Prof Dr KH Nadjamuddin Abduh Shafa Lc MA.

Turut hadir Ketua Pengadilan Agama Kota Makassar, Kepala Badan Hisab Rukyat Sulsel, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, Ketua LDII Sulawesi Selatan H. Asdar Mattiro SSos MIKom, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Dr Ir Abd Rakhim Nanda ST MT IPU, Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Prof Dr Ambo Asse MAg, akademisi, dan insan pers.

See also  Kajati Sulsel Menerima Kunjungan Kerja Wantannas RI

Hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Keputusan resmi mengenai awal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah akan diumumkan setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat secara nasional.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk LDII Sulawesi Selatan, diharapkan keputusan yang diambil dapat diterima secara luas oleh umat Islam serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam menyambut hari kemenangan. (**)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.