Surat-Kabar.com | Jeneponto – Kejaksaan Negeri Jeneponto menyusun ulang barisan pejabat pada pos-pos strategis penegakan hukum. Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), hingga Kepala Urusan Perlengkapan resmi dilantik oleh Kepala Kejaksaan Negeri Akhmad Heru Prasetyo, S.H., M.H, Jumat (30/1/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Irmansyah Asfaris, SH dipercaya menduduki jabatan Kepala Seksi Intelijen, Muh. Irfan, SH sebagai Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, I Putu Kisnu Gupta, SH, MH sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, serta Ady Susilo sebagai Kepala Urusan Perlengkapan.
Penyegaran ini menempatkan fungsi intelijen, penindakan perkara pidana khusus, pendampingan hukum negara, serta dukungan logistik kejaksaan dalam satu konfigurasi baru. Ketiga seksi tersebut selama ini menjadi simpul penting dalam penanganan perkara korupsi, pengamanan kebijakan strategis daerah, hingga penyelamatan keuangan negara.
Kordinator Wilayah DPP Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks), Djuhaib Lewa menilai, penyegaran jabatan ini harus diuji melalui kerja konkret, terutama pada sektor yang selama ini rawan menjadi titik gelap penegakan hukum.
L-Kompleks menaruh perhatian khusus pada kinerja Seksi Tindak Pidana Khusus dan Seksi Intelijen, yang dinilai menentukan arah penanganan perkara korupsi dan pengamanan kepentingan hukum negara.
Menurut L-Kompleks, publik berhak mengetahui sejauh mana keberanian kejaksaan mengusut perkara pidana khusus secara tuntas, tanpa selektivitas dan tanpa kompromi terhadap relasi kuasa. Mereka juga menekankan pentingnya fungsi intelijen kejaksaan dijalankan secara independen, bukan sekadar administratif, apalagi defensif terhadap kritik.
“Pergantian pejabat seharusnya menjadi momentum membuka kembali perkara-perkara yang mandek dan memastikan penegakan hukum tidak berhenti pada simbol,”jelas Lewa.
L-Kompleks menyatakan akan terus memantau kinerja pejabat yang baru dilantik, terutama dalam perkara-perkara strategis yang berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.
Pelantikan ini menandai babak baru penataan internal Kejaksaan Negeri Jeneponto, yang kini berada di bawah sorotan publik untuk membuktikan bahwa penyegaran struktur berbanding lurus dengan keberanian dan akuntabilitas penegakan hukum.
(Anri S)






