Surat-Kabar.com | Tim SAR Gabungan menemukan jasad Firman, 24 tahun, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Baebunta di Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan korban ditemukan pada hari kedua pencarian, Selasa, 16 Juni 2026.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya ditemukan mengapung sekitar delapan kilometer dari lokasi kejadian awal di Sungai Rongkong,” kata Arif, Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan laporan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 15.30 Wita. Saat itu korban berusaha menyeberangi Sungai Baebunta ketika debit air meningkat akibat hujan deras yang melanda wilayah Luwu Raya.
Korban kemudian terseret arus deras hingga terbawa ke aliran Sungai Rongkong. Warga sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban tidak dapat diselamatkan.
Kejadian tersebut dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara pada Senin, 15 Juni 2026. BPBD kemudian berkoordinasi dengan Basarnas yang mengerahkan tim penyelamat dari Pos Unit Siaga SAR Masamba untuk melakukan operasi pencarian.
Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
(HR)






