Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroL-Kompleks Siap Laporkan...

L-Kompleks Siap Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Air Baku Karalloe Jeneponto

Surat-Kabar.com | Sorotan terhadap proyek pembangunan jaringan air baku dari Bendungan Karalloe Jeneponto kian menguat. Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) memastikan akan segera membawa temuan mereka ke aparat penegak hukum setelah mengantongi sejumlah bukti awal yang dinilai cukup signifikan.

Sekretaris Jenderal L-Kompleks, Ruslan Angkel Rahman, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan beberapa bukti yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara progres fisik pekerjaan dengan realisasi anggaran proyek senilai Rp27,1 miliar tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan melaporkan ini ke penegak hukum. Beberapa bukti sudah kami kantongi, termasuk hasil penelusuran lapangan,” kata Ruslan, Senin (20/4/2026)

Menurut Ruslan, indikasi yang ditemukan tidak lagi sebatas keterlambatan pekerjaan, melainkan mengarah pada dugaan pelanggaran serius dalam pelaksanaan proyek, L-Kompleks mencurigai adanya potensi mark-up anggaran hingga kemungkinan kerugian negara.

See also  Dari Meme Viral ke Meja Kebijakan, Jalan Moncongloe Akhirnya Masuk Prioritas

“Kami melihat ini bukan lagi soal teknis di lapangan, tapi sudah mengarah pada dugaan penyimpangan yang sistematis. Kalau benar ada permainan anggaran, itu tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Ia menegaskan, langkah pelaporan bukan sekadar wacana melainkan bentuk keseriusan lembaganya dalam mendorong penegakan hukum.

“Kami tidak akan berhenti di pengumpulan bukti saja, begitu bukti kami anggap cukup, laporan resmi langsung kami ajukan dan itu sudah akan kami lakukan dalam waktu dekat ini supaya semua sadar tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum dalam proyek ini,” tegas Ruslan.

Bahkan, Ruslan mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar tidak mencoba mengaburkan fakta di lapangan.

See also  Soal Megathrust, BPBD Buol Ingatkan: Warga Jangan Panik, Tetap Siaga

“Jangan coba-coba menutupinya dengan alasan administratif atau dalih teknis, kalau ada indikasi kerugian negara, itu harus dibuka terang kami pastikan akan kami bongkar sampai tuntas,” tegas Ruslan.

Sebelumnya, L-Kompleks menyoroti proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang proyek tersebut dikerjakan oleh PT Bangun Konstruksi Jaya dengan PT Cakra Gatra Utama sebagai konsultan supervisi.

Berdasarkan data yang dihimpun, pekerjaan dimulai pada 23 Februari 2024 dengan masa pelaksanaan 300 hari kalender dan seharusnya rampung pada akhir Desember 2024, namun hingga kini, progres di lapangan disebut belum menunjukkan penyelesaian sesuai kontrak.

Ruslan menambahkan, proyek jaringan air baku memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih mengalami krisis air bersih. Karena itu, menurutnya, setiap indikasi penyimpangan harus ditindaklanjuti secara serius.

See also  Oknum Purnawirawan TNI dan ASN Jadi Tersangka Penipuan Umroh di Gowa

“Ini bukan sekadar proyek fisik, Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami akan kawal sampai proses hukum berjalan dan ada yang bertanggungjawab,” tutup Ruslan.

L-Kompleks menargetkan laporan resmi dapat segera diajukan dalam waktu sepekan kedepan, sembari membuka kemungkinan adanya tambahan bukti baru yang akan memperkuat dugaan pelanggaran dalam proyek tersebut.

(Anca)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.