Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroAnggaran Dapur MBG...

Anggaran Dapur MBG Dipangkas Diam-Diam, Tekanan Yayasan hingga Klaim “Cucu Menteri” Terungkap

Surat-Kabar.com — Dugaan praktik curang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat di Jawa Timur. Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan pemotongan anggaran bahan pangan di sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dari semestinya Rp10.000 menjadi hanya Rp6.500 per porsi.

Temuan ini tidak muncul dari audit rutin. Ia berawal dari pelarian dua kepala SPPG yang memilih mengejar Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, hingga ke Blitar pada akhir pekan lalu. Keduanya Rizal Zulfikar Fikri dan Syafi’i Misbachul Mufid datang bukan membawa laporan administratif, melainkan permintaan perlindungan.

Selama berbulan-bulan, keduanya mengaku berada di bawah tekanan yayasan yang menaungi dapur MBG mereka, Yayasan Bhakti Bhojana Nusantara. Tekanan itu tidak hanya menyasar kepala dapur, tetapi juga pengawas gizi dan pengawas keuangan.

See also  Tilep 19 Ekor Sapi Bantuan Pemerintah, Eks Anggota DPRD Parepare Jadi Tersangka

BGN dalam keterangannya menyebut adanya indikasi rekayasa dalam pembelian bahan pangan. Anggaran yang ditetapkan pusat tidak sepenuhnya dibelanjakan untuk kebutuhan makanan. Selisihnya diduga disedot oleh pengelola yayasan.

Akibatnya, beban justru dialihkan ke level paling bawah. Kepala SPPG terpaksa menutup kekurangan biaya dari kantong pribadi agar kualitas makanan bagi siswa penerima manfaat tetap terlihat layak.

Di hadapan Nanik, pengakuan itu pecah. Syafi’i bahkan tak kuasa menahan tangis saat menceritakan tekanan yang mereka alami. Ia mengaku tetap bertahan karena tidak tega melihat kualitas makanan anak-anak menurun.

Tekanan disebut tidak berhenti pada aspek anggaran. Yayasan diduga menggunakan intimidasi, mulai dari ancaman pelaporan hukum hingga mobilisasi dukungan dari relawan dan pihak sekolah. Sejumlah pihak bahkan diminta menandatangani pernyataan untuk menyingkirkan kedua kepala SPPG tersebut.

See also  Pulau di Buton Dijual di Situs Properti, Pemkab Langsung Bereaksi

Dalam pertemuan itu, muncul pula klaim yang memperkeruh situasi. Pemilik yayasan disebut-sebut mengaku sebagai cucu seorang menteri—sebuah pernyataan yang diduga digunakan untuk menambah tekanan psikologis terhadap para pengelola di lapangan.

Nanik menyebut praktik tersebut tidak manusiawi. Ia menilai tekanan terhadap petugas lapangan, apalagi dalam program pemenuhan gizi anak, merupakan pelanggaran serius terhadap tujuan program negara.

BGN bergerak cepat. Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, diperintahkan turun langsung melakukan inspeksi. Instruksi yang diberikan tidak setengah-setengah: dapur yang terindikasi bermasalah diminta dihentikan operasinya.

“Jika perlu, hentikan selamanya apabila tidak ada perbaikan,” ujar Nanik dalam instruksinya, Senin (16/3/2026).

See also  APBD Makassar 2026 Disahkan, Infrastruktur Jadi Prioritas

Kasus ini membuka celah pengawasan dalam program MBG yang selama ini mengandalkan kemitraan dengan yayasan lokal. Di satu sisi, program ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan gizi. Namun di sisi lain, lemahnya kontrol di tingkat pelaksana membuka ruang penyimpangan—yang justru membebani mereka yang berada di garis depan.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.