Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroAntrean BBM Membludak,...

Antrean BBM Membludak, Pertamina Berdalih Masyarakat “Panic Buying”

Surat-Kabar.com | Antrian kendaraan mengular di sejumlah SPBU di Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat mengakibatkan Pengemudi harus berjamjam menunggu untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

Di tengah kondisi itu, Pertamina menyebut bukan kelangkaan yang terjadi, melainkan masyarakat sedang melakukan panic buying.

Kondisi di lapangan menunjukkan antrean BBM telah mengganggu aktivitas warga. Kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar menumpuk di sekitar SPBU dan pada sejumlah titik memicu kemacetan.

Bagi pengemudi angkutan barang, antrean tersebut juga berarti waktu distribusi yang semakin panjang.

Mile, 49 tahun, sopir mobil kampas, mengatakan dirinya biasa menghabiskan satu hingga dua jam hanya untuk mendapatkan BBM, ia mengalami kondisi tersebut saat mengisi BBM di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar (10/9/2026).

See also  Sopir Diperas Rp30 Juta di Gowa, Polisi Gadungan Ternyata Oknum Prajurit TNI Aktif!

“Lumayan lama antri, biasa satu sampai dua jam baru dapat giliran mengisi karena panjang antrian,” kata Mile.

Menurut Mile, antrian tidak hanya terjadi di Makassar, kondisi serupa ditemukan di sejumlah daerah yang menjadi jalur distribusi barang, seperti Parepare, Pinrang, Polewali Mandar hingga Mamuju, Sulawesi Barat.

Di Polewali Mandar, antrian disebut mencapai sekitar satu kilometer. Sebagian pengemudi bahkan memilih bertahan hingga malam untuk mendapatkan BBM.

Antrian panjang itu berdampak pada distribusi logistik. Sopir yang seharusnya segera mengantarkan barang justru kehilangan waktu di SPBU.

“Gara-gara antri BBM ini, waktu tempuh pengantaran barang memakan waktu yang jauh lebih lama dari biasanya,” ujar Mile.

See also  Pemkot Makassar Didesak Lunasi Rp18 miliar Sisa Pembebasan Lahan Stadion Sudiang

Namun, Pertamina membantah terjadi kelangkaan BBM. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan stok BBM di Makassar dan sekitarnya masih mencukupi.

“Sebenarnya tidak ada kelangkaan. Stok BBM kami pastikan sangat mencukupi,” kata Lilik.

Menurut dia, membludaknya antrean terjadi karena panic buying. Masyarakat disebut datang ke SPBU secara bersamaan setelah muncul berbagai isu mengenai kondisi energi.

“Panic buying, di mana masyarakat berbondong-bondong datang ke SPBU dalam waktu yang bersamaan,” ujarnya.

Pertamina menyebut kepanikan masyarakat antara lain dipicu rumor pemadaman listrik berkepanjangan dan spekulasi mengenai kelangkaan energi. Kekhawatiran itu kemudian mendorong warga mengisi BBM untuk mengamankan kebutuhan masing-masing.

See also  Kajati Sulsel Minta Jajaran Kejari Bulukumba Hindari Praktik Transaksional

Di saat yang sama, Pertamina mengakui adanya peningkatan konsumsi BBM bersubsidi, terutama dari kendaraan angkutan barang dan sektor logistik.

Untuk mengatasi lonjakan permintaan, Pertamina mengklaim telah meningkatkan volume penyaluran BBM ke SPBU sekitar 10 hingga 15 persen di atas rata-rata konsumsi harian.

Pengiriman BBM dari fuel terminal juga disebut terus dioptimalkan agar pengisian tangki SPBU dapat berlangsung lebih cepat.

Persoalannya, klaim stok aman tersebut belum menghapus kenyataan yang dihadapi warga, antrian panjang, waktu tunggu berjamjam, kemacetan hingga terganggunya distribusi barang.

Pertamina menyebutnya panic buying. Bagi para pengemudi, panjangnya antrean tetap menjadi masalah yang harus mereka tanggung setiap hari.

(Anri S)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.