Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeMetroL-Kompleks Ungkap Dugaan...

L-Kompleks Ungkap Dugaan Intimidasi Pengunduran Diri Kepsek SMA-SMK se Sulsel

Surat-Kabar.com | Makassar – Lembaga Komuntas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) mengungkap dugaan adanya intimidasi atau perintah dari pimpinan yang mengakibatkan sejumlah kepala sekolah SMA dan SMK di Sulawesi Selatan mengundurkan diri ditengah proses evaluasi Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.

Dugaan tersebut diperkuat atas temuan L-Kompleks dari format dokumen pengunduran diri dan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan proses evaluasi kepala sekolah yang tengah berlangsung di lingkungan Disdik Sulsel.

Dalam pesan yang beredar, sejumlah kepala SMA dan SMK disebut diminta memperbarui surat pengunduran diri sebagai kepala sekolah.

Instruksi tersebut bahkan mencantumkan batas waktu pengiriman surat kepada orang nomor satu di Dinas Pendidikan Sulsel.

“Berdasarkan perintah dari Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel, disampaikan kepada kepala sekolah tersebut di atas untuk memperbaharui surat pengunduran diri sebagai kepala sekolah, seperti format tersebut diatas, surat pengunduran dimaksud paling lambat dikirimkan ke Pak Kadis atau H.Juniar pada hari Rabu 3 Juni 2026” demikian bunyi pesan yang ditemukan L-Kompleks.

See also  Isra Miraj 1447 Hijriah, Kejari Jeneponto Tegaskan Komitmen Nilai Moral dan Integritas

Tak hanya itu, dalam percakapan lanjutan juga disebutkan sejumlah alasan yang dapat digunakan dalam surat pengunduran diri tersebut mulai dari alasan ingin fokus mengajar, melanjutkan pendidikan, memberikan kesempatan kepada guru lain yang dinilai memiliki kapabilitas, hingga alasan kesehatan.

Sekjend L-Kompleks, Ruslan Rahman mengungkapkan jika perintah tersebut diduga merupakan perintah langsung yang kemudian di teruskan oleh Cabang Dinas ke sejumlah kepala sekolah SMA dan SMK di Sulsel yang daftar namanya sudah ada.

“Diduga kuat ini perintah dari atas yang kemudian dilaksanakan cabang dinas untuk di teruskan ke kepsek yang ada di wilayah masing masing, salah satu itu di Kabupaten Bone ada 9 Kepsek SMA yang diperintahkan mundur dan 6 Kepsek SMK, di Makassar juga ada dan semua data nya kami sudah kantongi” jelas Ruslan kepada Awak Media, Senin (8/6/2026).

See also  Kasus Rubicon AKP Ramli, L-Kompleks : Jangan Gunakan Nama Tuhan untuk Menutupi Pelanggaran

L-Kompleks Gubernur dan Sekda Sulawesi Selatan menelusuri mekanisme evaluasi kepala sekolah agar tidak menimbulkan dugaan adanya tekanan administratif terhadap para kepala sekolah yang masuk dalam daftar evaluasi.

“Kami meminta seluruh proses evaluasi dibuka secara transparan termasuk indikator penilaian dan dasar pergantian kepala sekolah jangan sampai muncul kesan bahwa surat pengunduran diri dijadikan instrumen untuk menghindari polemik atas hasil evaluasi,” ujar Ruslan.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan program pendidikan berjalan efektif dan mampu memberikan layanan terbaik kepada peserta didik.

“Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepala sekolah, dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentukan kedudukan menjadi kepsek,” ujar Andi Iqbal Najamuddin, Kamis (4/6/2026).

See also  Meliput Perusahaan Tambang, Tiga Wartawan Dikeroyok dan Diancam Dibunuh

Mengenai adanya kepsek yang mengundurkan diri, itu hal yang wajar karena tidak tercapainya kinerja. Pengunduran diri itu akan kita proses sesuai ketentuan perundang-undangan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi wartawan terkait temuan tersebut maupun maksud dari permintaan pembuatan surat pengunduran diri kepada sejumlah kepala sekolah.

(Anri S)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.