Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeNasionalWinda Lorenza Tewas...

Winda Lorenza Tewas Tertembak Pistol Polisi, Benarkah Terkait Kasus Bea Cukai? KPK Buka Suara

Surat-Kabar.com | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penelusuran terhadap identitas Winda Lorenza, mantan istri anggota Polri yang ditemukan meninggal dunia di Medan. Nama Winda kini muncul dalam penyidikan perkara dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

KPK belum memastikan apakah Winda Lorenza merupakan orang yang sama dengan saksi bernama Windah Lorenza Gowasa yang pernah dijadwalkan menjalani pemeriksaan dalam perkara tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaganya masih melakukan verifikasi sebelum menarik hubungan antara kedua nama tersebut.

“Yang pertama sekali lagi kami sampaikan kami belum bisa memastikan secara persis apakah ini orang yang sama ya dengan pihak yang dipanggil sebagai saksi dalam perkara di Bea dan Cukai,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

See also  Reformasi Polri Dimulai, Komite Khusus Bentukan Presiden Siap Bekerja

Nama Windah Lorenza Gowasa sebelumnya tercatat dalam agenda pemeriksaan KPK pada 9 April lalu. Ia dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait importasi barang di lingkungan DJBC.

Kini, kemunculan nama Winda Lorenza dalam perkara tersebut menjadi perhatian karena bersamaan dengan penyelidikan atas kematiannya.

KPK menyatakan masih membuka sejumlah kemungkinan untuk memastikan identitas Winda. Salah satunya dengan meminta keterangan dari Orlando Hamonangan, aparatur sipil negara di lingkungan DJBC yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara importasi tersebut.

Menurut Budi, penelusuran identitas itu tidak semata berkaitan dengan posisi seseorang sebagai saksi. KPK dapat mengembangkan informasi tersebut apabila memiliki relevansi dengan pembuktian perkara maupun penelusuran aset.

See also  Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Terhenti, Hakim Menegur Kehadiran Prajurit TNI

“Semua upaya tentu terbuka kemungkinan untuk dilakukan oleh KPK baik untuk proses pembuktian maupun dalam rangka pelacakan dan penelusuran aset,” ujar Budi.

KPK menegaskan penanganan perkara korupsi tidak berhenti pada upaya menghukum pelaku. Lembaga antirasuah itu juga mengejar pemulihan kerugian negara melalui penelusuran dan pengembalian aset yang berkaitan dengan perkara.

Di sisi lain, kematian Winda Lorenza juga menjadi perhatian parlemen. Komisi III DPR RI sebelumnya menggelar rapat tertutup untuk membahas kasus tersebut.

Winda disebut meninggal dunia di Medan dalam peristiwa yang diduga berkaitan dengan penggunaan senjata api milik mantan suaminya, Bripka Iman Harefa.

Rapat Komisi III turut menghadirkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Kombes Cornelis Mangarahon Simanjuntak dan Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.

See also  Video Viral : Kelompok Mengaku GAM Minta Jatah Bantuan Banjir

Dua perkara itu kini berjalan pada jalurnya masing-masing. Kematian Winda menjadi perhatian aparat penegak hukum di Sumatera Utara, sedangkan KPK masih menelusuri apakah nama Winda memiliki keterkaitan dengan saksi dalam perkara dugaan korupsi importasi di DJBC.

Sampai KPK memastikan identitas kedua nama tersebut, hubungan Winda Lorenza dengan perkara importasi Bea dan Cukai belum dapat disimpulkan. Penelusuran identitas menjadi tahap awal sebelum kemungkinan keterkaitan itu diuji melalui alat bukti.

(Hariadi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.