Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeLaw & CrimeKhianat Berulang, Istri...

Khianat Berulang, Istri Bongkar Dugaan Skandal Oknum Mantan Sopir Bupati Gowa

Surat-Kabar, Makassar | Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret Wahyu Akbar kini memasuki babak serius. Kuasa hukum korban, Syamsul Bahri Majjaga dari Kantor Hukum Syamsul Bahri Majjaga & Zamanjudin R, secara terbuka membongkar pola pengkhianatan berulang yang diduga dilakukan terlapor terhadap istrinya, Venny Dwi Cahyani.

“Ini bukan lagi persoalan rumah tangga biasa. Ini adalah pola. Klien kami dikhianati, dipermalukan, dan dibohongi secara berulang,” tegas Syamsul dalam keterangannya, baru-baru ini di Makassar.

Kasus ini pertama kali terungkap saat korban menemukan langsung dugaan perselingkuhan di salah satu perumahan di daerah Pao-Pao, Kabupaten Gowa.

Fakta tersebut bukan sekadar isu, melainkan temuan langsung di lokasi yang kuat diduga menjadi tempat hubungan terlarang berlangsung.

Alih-alih berakhir, kasus justru berlanjut dengan drama “permintaan maaf massal”. Terlapor bersama keluarga besarnya mendatangi orang tua korban, mengakui perbuatannya, dan berjanji tidak akan mengulangi. Namun menurut kuasa hukum, janji itu kini terbukti hanya formalitas tanpa itikad baik.

See also  Manajemen Hotel Max One Terancam Pidana Pada Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas

“Klien kami memaafkan. Tapi apa yang terjadi? Bukannya berubah, yang ada justru pengulangan dengan cara yang sama,” lanjutnya.

Beberapa bulan setelahnya, terlapor kembali meninggalkan rumah tanpa alasan jelas. Kecurigaan korban akhirnya terbukti ketika ia kembali menemukan suaminya berada di tempat perempuan yang sama. Di titik ini, kuasa hukum menilai bahwa tidak ada lagi ruang untuk menyebut ini sebagai kekhilafan, ini adalah kesengajaan yang diulang.

Yang membuat perkara ini semakin sensitif, perempuan yang diduga sebagai selingkuhan disebut-sebut merupakan penerima manfaat program beasiswa doktoral dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa.

“Kami melihat ada dimensi lain yang perlu dibuka ke publik. Ketika seseorang yang terhubung dengan lingkar kekuasaan, dalam hal ini mantan sopir pribadi kepala daerah, terlibat dalam relasi seperti ini, maka publik berhak bertanya: apakah ini murni persoalan pribadi atau ada relasi yang tidak patut?” tandas Syamsul.

See also  9 SMAN Makassar Terlapor di KI Sulsel, Terancam Pidana

Ia menambahkan, posisi Wahyu Akbar bukanlah posisi biasa. Kedekatan dengan pusat kekuasaan seharusnya menuntut integritas lebih tinggi, bukan justru membuka ruang bagi perilaku yang mencederai norma sosial dan moral.

Sementara itu, kondisi korban disebut sangat terpukul. Sebagai istri, ia telah memberikan kesempatan kedua atas tekanan keluarga dan harapan mempertahankan rumah tangga. Namun yang diterima justru pengkhianatan yang lebih dalam dan terbuka.

“Klien kami bukan hanya korban perselingkuhan. Ia korban dari pengkhianatan yang dilegitimasi oleh janji palsu,” ujar Syamsul.

Saat ini, laporan resmi telah diajukan dan proses hukum tengah berjalan. Pihak kuasa hukum memastikan akan mengawal perkara ini hingga tuntas, termasuk membuka kemungkinan adanya fakta-fakta lain yang lebih luas.

See also  Akses Informasi Dipersoalkan, KIP akan Adili Kasus Ruslan Rahman vs DP3A

“Kami tidak akan berhenti di permukaan. Jika ada keterkaitan lain, termasuk yang menyangkut program pemerintah atau relasi kekuasaan, maka itu juga akan kami dorong untuk diungkap,” tutupnya.

Kasus ini dipastikan akan menjadi sorotan publik, bukan hanya karena aspek moral rumah tangga, tetapi juga karena potensi persinggungan antara relasi pribadi dan lingkungan kekuasaan di daerah. (**)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.