Friday, September 25, 2026

Creating liberating content

Jaga Kebersihan Saluran Air...

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di...

KPU Minta MK Tolak...

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah...

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum...

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi...
HomeEducationDugaan Kongkalikong SPMB...

Dugaan Kongkalikong SPMB 2026 SMAN 17 Kembali Mencuat, L-Kompleks Siap Melaporkan

Surat-Kabar, Makassar | Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) mengungkap dugaan manipulasi data kelulusan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMA Negeri 17 Makassar.

Temuan tersehut berawal dari hasil penelusuran L-Kompleks terhadap daftar kelulusan, daftar siswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang dan data pemenuhan kuota yang diterbitkan setelah proses seleksi berlangsung.

Sekjend L-Kompleks, Ruslan Rahman, menyebut terdapat sedikitnya sembilan calon murid yang sebelumnya dinyatakan lulus namun tidak melakukan daftar ulang, kemudia kursi yang ditinggalkan diisi oleh sembilan peserta lain melalui mekanisme pemenuhan kuota.

Namun, menurut Ruslan pada titik inilah ditemukan kejanggalan yang memunculkan dugaan adanya permainan dalam penetapan hasil seleksi.

“Dari sembilan siswa pengganti itu, terdapat tiga peserta yang memiliki skor sangat tinggi, masing-masing 545,301 – 490,701, dan 488,15, harusnya kan mereka sudah masuk dalam daftar kelulusan awal karena nilainya jauh berada di atas sejumlah peserta yang dinyatakan lulus tapu tidak mendaftar ulang,” kata Ruslan kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Ruslan menilai munculnya nama nama dalam daftar pemenuhan kuota justru menimbulkan pertanyaan besar, karna jika mereka memiliki nilai lebih tinggi dari peserta yang dinyatakan lulus pada tahap awal, mengapa ketiganya lebih dulu dinyatakan tidak lulus.

See also  Sekjen L-Kompleks Dukung PDAM Makassar Tempuh Jalur Hukum atas Penyebaran Hoax

Menurut L-Kompleks, kondisi itu menunjukkan adanya dugaan perubahan atau pergeseran data hasil seleksi yang perlu dijelaskan secara terbuka oleh penyelenggara SPMB.

“Kami melihat ada keanehan hasil kelilusan yang sulit diterima akal sehat, siswa dengan skor 545,301 misalnya, justru tidak masuk pada pengumuman awal lulus, padahal ada peserta yang dinyatakan lulus dengan skor jauh lebih rendah, setelah ada siswa yang tidak daftar ulang, baru yang bersangkutan dimasukkan sebagai pengganti, pertanyaannya, kenapa tidak lulus sejak awal?” ujar Ruslan.

Bagi L-Kompleks, fakta tersebut memperlihatkan adanya ketidaksesuaian antara prinsip perangkingan nilai dengan hasil yang diumumkan kepada publik.

“Kalau sistem ini tidak ada kecurangan dan murni berdasarkan skor, maka peserta dengan nilai tertinggi harusnya berada di urutan atas sejak awal. yang kami temukan justru terbalik, ada siswa bernilai tinggi yang tidak lulus, kemudian muncul belakangan setelah ada kursi kosong, Ini yang harus dijelaskan secara rinci oleh Dinas Pendidikan,” tegas Ruslan.

See also  Ansar Laksus Desak Kejagung Ambil Alih Kasus JKN di RSUD Syekh Yusuf Gowa

L-Kompleks menduga persoalan ini bukan sekedar kesalahan administratif biasa dan harus dilakukan audit menyeluruh terhadap database hasil seleksi untuk memastikan tidak terjadi perubahan data, penggeseran peringkat atau intervensi dalam proses penetapan kelulusan.

Atas temuan tersebut, L-Kompleks mendesak Gubernur Sulawesi Selatan membentuk tim independen untuk memeriksa seluruh proses penerimaan siswa di SMA Negeri 17 Makassar serta meminta Dinas Pendidikan Sulsel membuka seluruh data perangkingan peserta secara transparan.

Menurut Ruslan, publik berhak mengetahui bagaimana siswa dengan skor 545,301, 490,701, dan 488,151 dapat dinyatakan tidak lulus pada tahap awal, sementara peserta dengan nilai yang lebih rendah justru lebih dahulu memperoleh status diterima.

“Kami melihat ada indikasi kuat yang mengarah pada dugaan manipulasi data kelulusan karena itu kami akan membawa temuan ini ke Ombudsman, aparat penegak hukum, dan lembaga pengawas lainnya agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh,” katanya.

L-Kompleks menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga seluruh proses penerimaan siswa baru dapat dibuka secara transparan dan memberikan kepastian bahwa hak peserta didik tidak dirugikan akibat dugaan penyimpangan dalam sistem seleksi.

See also  PDAM Makassar Tempuh Jalur Hukum, Lapor Pimpinan Media Penyebar Hoaks

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK Indonesia, Burhan Salewangang, SH terkait temuan tersebut meminta dengan tegas mencopot PLT Kepala SMAN 17 Makassar. Pihaknya menduga Kepsek melakukan pergantian secara sepihak dan bukan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam hal ini Ketua Panitia SPMB Sulsel atau Kepala Dinas.

“Kami melihat prilaku Kepsek diduga Offside dan parahnya kalau pemenuhan kuota tersebut adalah settingan,” terangnya.

Hal tersebut membuat pihaknya sementara mengumpulkan para orang tua dan siswa yang dirugikan untuk menolak nama-nama yang dianggap tidak jelas tersebut.

“Kami sementara menerima pengaduan dan bersiap melakukan upaya hukum terkait tindak pidana pemalsuan,” tegasnya.

Pihaknya juga sementara menyiapkan aksi unjuk rasa bersama masyarakat jika nama-nama tersebut tidak dibatalkan.

“Kami menduga ada kongkalikong antara PLt Kepsek dan Panitia SPMB di Sekolah,” pungkasnya. (**)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img

Create a website from scratch

Just drag and drop elements in a page to get started with Surat-Kabar.

Continue reading

Jaga Kebersihan Saluran Air Baku, Perumda Air Minum Makassar Gelar Kerja Bakti

Surat-Kabar, Makassar | Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kerja bakti bersama di sepanjang saluran air baku di Jalan Abdul Dg Sirua, Makassar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kondisi saluran air...

KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana soal Syarat Pendidikan Gibran

Surat-Kabar.com | Gugatan Denny Indrayana dan sebelas pemohon lain yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden 2024 memasuki tahap penting di Mahkamah Konstitusi. Komisi Pemilihan Umum meminta MK menolak permohonan tersebut dan mempertahankan seluruh keputusan KPU...

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Jejak Bayaran Terungkap

Surat-Kabar.com |  Ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan rumah tangga ditemukan di sebuah bangunan dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diduga digunakan oleh narapidana tertentu. Temuan Ombudsman Republik Indonesia itu membuka persoalan...

Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar

Surat-Kabar - Makassar | Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Rabu (23/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen Perumda Air...

Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel Masuk Meja Hijau

Surat-Kabar.com | Kasus dugaan korupsi anggaran jasa tenaga kerja outsourcing di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) bergerak ke meja hijau. Kejaksaan Negeri Maros menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum dalam tahap II...

Dirjen GTK Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Tak Perlu Seleksi Ulang

Surat-Kabar.com | Guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tidak perlu mengikuti tes atau seleksi ulang untuk beralih menjadi PPPK penuh waktu. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar...

Boraks Ditemukan dalam Menu MBG di Takalar

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersandung persoalan keamanan pangan setelah salah satu sampel menu yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, dinyatakan mengandung boraks. Hal tersebut terungkap setelah empat guru...

Langit Kalimantan Membara, Karhutla Mengubah Cahaya Matahari Jadi Merah

Surat-Kabar.com | Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala saat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda. Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga, salah satunya dari wilayah Paduran, Sabangau, Kalimantan Tengah. Warna langit yang tidak biasa...

Penggeledahan Kantor PDAM Palu, Polisi Bongkar Dokumen Dugaan Korupsi

Surat-Kabar.com | Penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu memasuki tahap baru. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polresta Palu menggeledah kantor PDAM Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (21/9/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita delapan bundel...

Kejari Maros Kejar Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Balai Kereta Api Sulsel yang Mangkir

Surat-Kabar.com | Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja jasa tenaga kerja outsourcing di lingkungan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Maros kini mempersiapkan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara dinyatakan...

Sebelum OTT ATR/BPN, KPK Sudah Wanti-wanti 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan

Surat-Kabar.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah mengendus sejumlah celah korupsi di sektor pertanahan jauh sebelum operasi tangkap tangan (OTT) menyeret sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). KPK mencatat sedikitnya delapan titik rawan...

MBG Kembali Dibayangi Dugaan Keracunan, 58 Santri Kendari Jadi Korban

Surat-Kabar.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibayangi dugaan keracunan. Sebanyak 58 santri Pondok Pesantren Al-Askar 03, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG pada Jumat (18/9/2026). Puluhan santri tersebut mengalami...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.